Home / Gema Sriwijaya / Investor Tiga Negara Lirik Kopi Pagaralam

Investor Tiga Negara Lirik Kopi Pagaralam

Wako Ida Fitriati saat memberikan penjelasan kepada salah seorang investor dari Jerman. (foto/Asnadi)
Walikota Ida Fitriati saat memberikan penjelasan kepada salah seorang investor dari Jerman. (foto/Asnadi)

Pagaralam, KoranSN

Cita rasa kopi Kota Pagaralam yang khas menarik perhatian dan digemari oleh masyarakat eropa termasuk kedatangan investor tiga negara yaitu Jerman, Belanda dan Australia, Minggu (10/4/2016).

Penelusuran SN, investor dari tiga negara ini selain menggali informasi melalui Walikota Ida Fitriati tentang potensi kopi dan hultikultura, kemudian dilanjutkan dengan meninjau langsung sejumlah lahan pertanian dan perkebunan.

“Memang ada investor dari tiga negara datang ke Pagaralam untuk menjajaki investasi pengembangan kopi dan sayur,” kata Walikota Pagaralam Ida Fitriati.

Dia mengatakan, investor ini cukup berminat untuk berinvestasi pembelian dan pengrmbangan budidaya kopi. Demikian juga dengan tanaman sayuran. “Mereka sudah meninjau langsung beberapa lokasi pengembangan kopi di daerah Dempo Utara seperti Bumi Agung dan Kerinjing,” ujar dia.

Baca Juga :   Penurunan Status Gunung Dempo Tunggu PVMBG

Ia menguraikan, tindak lanjut dari pertemuan investor Jerman, Belanda dan Australia, hanya tinggal membuat nota kesepakatan dengan petani. “Kita tinggal menunggu mereka membuat rencana melakukan MOU langsung dengan petani tentang pengembangan kopi, sayur dan buah,” ujarnya.

Sedangkan pembangunan PLTA, kata Ida, akan segera dibuat surat pengantar untuk dibuat izin prinsip dari Gubernur Sumsel.

Sementara Kepala Dishutbun, Jumaldi Jani SP mengatakan, sejak tahun 2011, lalu sudah banyak investor datang untuk pengolahan kopi termasuk sumberdaya alam lainnya.

Menurut Jumàldi, tercatat ribuan hektate kebun kopi yang terdapat di Kota Pagaralam jenis robosta hanya sebagian kecil arabika, dengan prodiksi mencapai 54000 ton per tahun. “Produksi kopi di Pagaralam memang cukup berfluktuasi. Namun demikian Pagaralam merupakan daerah produsen kopi terbesar di Sumsel, dan pemasok utaman èkspor Provinsi Lampung,” ujarnya.

Baca Juga :   PNS Harus Jadi Contoh Tertib Lalin

Kemudian, kata Jumaldi, dari data yang berhasil dihimpun rata-rata 31 persen dari total ekspor kopi Indonesia adalah tujuan Eropa. Dengan semakin meningkatnya permintaan kopi dunia termasuk dari negara Eropa menjadi peluang bagi petani Pagaralam. “Nah, dengan kedatangan investor dari tiga negara yaitu Jerman, Belanda dan Australia tentunya menjadi peluang bagi petani Pagaralam. Tengunya ini kesempatan besar yang harus dimanfaatkan oleh masyarakat setempat,” ujarnya.

Sekarang tinggal nunggu buat kesepatan atau MOU antara petani dengan investor terutama agar petani jaga kualitas dan mutu hasilnya. “Yang jelas ketiga investor tiga negara ini sangat berminat untuk berinvestasi untuk kopi, sayur dan buahan,” ungkap dia. (asn)

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Pemkab Mura Jalin Kesepahaman Bersama dengan ITB

Musirawas, KoranSN Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Pemkab) melaksanakan Kesepahaman Bersama (MoU) dengan Institut Teknologi Bandung …

Satu Komentar

  1. Avatar

    Akankah dijajah secare halus agi demi keuntungan perindividu, golongan…..?
    Ude kudai oiii aiy….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.