Iran Ancam Balas Serangan Siber di Balik Insiden Natanz

Suasana pembangunan kembali reaktor nuklir air berat di Kota Arak, Iran. (foto-antaranews)

Dubai, KoranSN

Iran menyatakan akan melakukan aksi balasan terhadap negara manapun yang melancarkan serangan siber pada sistem nuklir mereka, usai kebakaran terjadi di fasilitas nuklir Natanz, Kamis pagi (2/7/2020), yang disebut-sebut akibat sabotase siber.

“Merespons serangan siber adalah bagian dari wewenang pertahanan negara. Jika terbukti bahwa negara ini menjadi target serangan siber, maka kami akan membalas,” ujar kepala badan pertahanan sipil Iran, Gholamreza Jalali, Sabtu (4/7/2020).

Situs nuklir penambahan uranium Natanz, yang kebanyakan lokasinya berada di bawah tanah, adalah satu dari beberapa fasilitas nuklir Iran yang dipantau oleh pengawas dari Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) di bawah naungan PBB.

Baca Juga :   Mantan Presiden Nursultan Nazarbayev Jadi Pasien OTG COVID-19

Pada hari yang sama, kantor berita IRNA menyatakan kemungkinan sabotase dilakukan oleh musuh-musuh negara, misalnya Israel dan AS, meskipun tidak dituduhkan secara langsung.

“Sejauh ini, Iran telah mencoba untuk mencegah krisis lebih lanjut juga mencoba formasi untuk keadaan tak terduga. Namun dengan aksi melewati garis batas Republik Islam Iran yang dilakukan oleh negara-negara musuh, khususnya rezim Zionis dan AS, berarti strategi itu harus diperbaiki,” tulis IRNA.

Badan keamanan Iran menyebut, pada Jumat (3/7/2020) bahwa penyebab kebakaran di Natanz telah diketahui, namun akan diumumkan kemudian pada saat yang tepat “karena pertimbangan keamanan.” (Antara/Reuters/ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

UAE dan Israel Sepakat Jalin Hubungan Bilateral

Dubai, KoranSN Putra Mahkota Abu Dhabi, penguasa de facto Uni Emirat Arab (UAE), pada Kamis …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.