Home / Lacak / Irsyad Curi Uang Ratusan Juta di 12 ATM di Kota Palembang

Irsyad Curi Uang Ratusan Juta di 12 ATM di Kota Palembang


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Tampak Tersangka M Irsyad saat diamankan pihak kepolisian Unit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kamis (2/8/2018). (foto-dedy/korannsn.com)

Palembang, KoranSN

M Irsyad (29), warga Jalan Kebun Bunga Lorong Flamboyan Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami Palembang, Kamis (2/8/2018) ditangkap pihak kepolisian Unit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel lantaran telah mencuri uang Rp 327 juta di 12 mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang berada di Kota Palembang.

Tersangka ditangkap pihak kepolisian yang dipimpin langsung Kompol Zainuri di kediamannya. Dari penangkapan tersangka, polisi mengamankan barang bukti; satu unit mobil jenis minibus dan satu sepeda motor yang dibeli tersangka dari uang hasil kejahatannya. Selain itu, petugas juga mengamankan uang tunai Rp 6.750.000 yang merupakan sisa uang curian tersangka.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Yoga Baskara mengatakan, dalam kasus ini tersangka merupakan pegawai bagian teknisi mesin ATM dari salah satu perusahaan vendor yang ditunjuk oleh bank yang melakukan perawatan atau perbaikan setiap mesin ATM.

“Namun ternyata, tersangka memanfaatkan pekerjaannya tersebut untuk mencuri uang di 12 ATM yang ada di Kota Palembang. Adapun modusnya yakni, berpura-pura memperbaiki mesin ATM menggunakan peralatannya sebagai teknisi, kemudian tersangka membuka mesin ATM lalu mengambil uang yang ada di dalamnya,” katanya saat gelar ungkap kasus di Mapolda Sumsel.

Baca Juga :   5 Anak di OKI Tenggelam di Sungai, 3 Tewas 2 Belum Ditemukan

Masih dikatakan Yoga, pencurian uang tersebut dilakukan tersangka seorang diri secara bertahap di lokasi berbeda sejak Maret 2018 sampai Juli 2018. Pihak bank yang curiga uang di sejumlah ATM terus berkurang tanpa ada transaksi, sehingga membuat laporan kepihak kepolisian.

“Menindaklanjuti laporan korban kemudian kami melakukan penyelidikan hingga diketahui identitas tersangka dan dilakukan penangkapan. Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan, diketahui jika total uang yang sudah dicuri tersangka di 12 ATM yakni Rp 327 juta. Uang tersebut digunakan tersangka untuk membeli mobil dan sepeda motor,” ungkapnya.

Lanjut Yoga, saat ini tersangka berserta barang bukti mobil dan sepeda motor telah diamankan di Mapolda Sumsel guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Bahkan saat menangkap tersangka di kediamannya kami juga mengamankan barang bukti uang tunai Rp 6.750.000. Uang ini merupakan sisa uang yang telah dicuri tersangka di ATM tersebut. Dalam kasus ini tersangka kami jerat dengan Pasal 374 KUHP dan Pasal 372 KUHP,” tandas Yoga.

Baca Juga :   Bengkel Terbakar, 1 Korban Terluka Bakar

Sementara tersangka M Irsyad mengatakan, sudah sekitar 8 bulan dirinya bekerja sebagai teknisi mesin ATM. Dirinya nekat mencuri uang tersebut lantaran butuh uang untuk mengobati penyakit paru-paru yang dideritanya.

“Karena sakit dan tidak ada uang makanya saya mencuri uang itu, sedangkan untuk sisa uangnya saya gunakan untuk DP (down payment) kredit mobil dan sepeda motor,” ungkapnya.

Masih dikatakan tersangka, dalam melancarkan aksinya dirinya menggunakan kunci peralatan yang biasanya digunakannya untuk melakukan perawatan dan perbaikan mesin ATM.

“Saat mencuri uang di ATM memang banyak warga yang melihat. Tapi mereka tidak curiga, sebab saya kan memakai seragam kerja dan ID Card jadi saya bisa leluasa. Dari uang ratusan juta yang saya curi tersebut tidak semuanya langsung diambil di ATM, namun secara bertahap dengan nominal Rp 2 juta hingga Rp 4 juta setiap kali beraksi. Bahkan agar pihak bank tidak curiga maka dalam mencuri uang itu saya selalu berpindah-pindah kelain ATM,” tutupnya. (ded)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Perahu Disenggol Tongkang, Solbiah Tewas di Hadapan Suami di Sungai Baung OKI

Kayuagung, KoranSN Seorang nenek berusia 65 tahun bernama Solbiah tewas dihadapan suaminya usai perahu yang ...