Iskandar, SBH dan Abdiyanto Lamar 8 Parpol

Ketua DPC PDIP OKI mengambil formulir ke DPC PKB OKI . (foto-maniso/koransn.com)

Kayuagung, KoranSN

Sudah delapan partai politik (Parpol) di OKI membuka bahkan ada yang telah menutup pendaftaran bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati untuk Pilkada OKI 2018 mendatang. Tiga kader terbaik Parpol berbeda kini bersaing untuk mendapatkan dukungan dari Parpol-Parpol tersebut.

Parpol yang membuka pendaftaran itu yakni; PDIP, Demokrat, Golkar, Gerindra, PAN, Hanura, Nasdem dan PKB. Dari kedelapan Parpol ini,
H Iskandar SE, H Subhan Ismail (SBH) dan Abdiyanto SH MH bersaing ketat meminta dukungan karena telah mengambil dan mengembalikan formulir.

Iskandar yang merupakan calon dari petahana adalah kader terbaik PAN di Sumsel karena ia saat ini menjabat sebagai Ketua DPW PAN Sumsel, sedangkan Abdiyanto merupakan kader terbaik PDIP karena menjabat sebagai Ketua DPC PDIP OKI dan 3 periode sebagai anggota dewan. Sementara SBH juga kader terbaik Nasdem, karena selain anggota dewan ia juga menjabat sebagai Ketua Garda Pemuda DPD Nasdem OKI.

Baca Juga :   Keluarga Berperan Dalam Pendidikan Anak

Usai mengambil formulir di DPD II Golkar OKI dan DPC PKB OKI kemarin sore, Abdiyanto mengatakan, ia ingin ikuti proses penjaringan bakal calon di PKB dan semoga semangat PDIP akan sama dengan PKB untuk menjadikan kabupaten ini lebih baik lagi.

“Namun membangun OKI yang punya permasalahan kompleks ini tak bisa saya lakukan sendiri. PKB memiliki banyak kyai, sehingga izinkan saya meminta dukungan dari PKB OKI,” pinta Abdiyanto.

Sedangkan Subhan Ismail mengatakan, dirinya optimis maju pada Pilkada OKI karena selain mendapat dukungan partai, ia juga mendapat dukungan dari Garda Pemuda DPP Nasdem dan Garda Pemuda DPW Nasdem Sumsel. Bahkan dirinya juga sudah mengambil formulir penjaringan bakal Cabup dan Cawabup OKI di delapan Parpol sebagai bentuk keseriusannya.

Baca Juga :   Warga Lubuk Lancang Minta Lampu Penerangan Jalan

Ketua DPC PKB OKI, Ir Turmudi mengatakan, koalisi merah putih antara PKB dan PDIP pernah terjadi di negara ini, termasuk di OKI. “Jika PKB dan PDIP saling menopang, maka perpaduan ini akan bagus. PKB tidak menjual perahu tapi ikut kontestasi karena kader PKB dilibatkan dalam Pilkada,” katanya. (iso)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Owner Produk Olahan di OKUS Terima Dana Pembinaan

Muaradua, KoranSN Pemerintah Daerah OKU Selatan hadir memberikan dorongan semangat, sekaligus dana pembinaan terhadap kreativitas …