Rabu , Desember 12 2018
Home / Headline / Istri Driver Taksi Online Minta 2 Eksekutor Pembunuh Suaminya Dihukum Mati

Istri Driver Taksi Online Minta 2 Eksekutor Pembunuh Suaminya Dihukum Mati

Fitriani istri korban Sofyan yang emosi saat melihat tersangka Acun dan Frans. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Polda Sumsel, Jumat (23/11/2018) menggelar ungkap kasus perampokan dan pembunuhan sadis korban Sofyan (47) driver taksi online di halaman depan gedung utama Mapolda Sumsel.

Dalam gelar ungkap kasus ini dipimpin langsung Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara dengan menghadirkan dua pelaku yang mengeksekutor korban Sofyan.

Adapun kedua tersangka tersebut yakni; tersangka Franata Ariwibowo alias Fran (18), warga Dusun II Desa Kertasari Kecamatan Karang Dapo Muratara dan Acundra alias Acun (21).

Sementara satu pelaku lagi yang telah tertangkap, yakni tersangka Ridwan alias Rido (42), warga Desa Batu Gajah Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara, tidak dihadirkan dalam gelar ungkap kasus tersebut. Hal ini dilakukan lantaran Ridwan masih menjalani perawatan medis atas luka tembak di kedua kakinya.

Diwaktu bersamaan tampak hadir istri korban Sofyan, Fitriani (32) dan ayah korban Kgs H Abdul Roni (70). Selain itu juga terlihat beberapa keluarga dari korban.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat menginterogasi tersangka Acun.

Pantauan di lapangan, emosi istri dan ayah korban pecah saat melihat tersangka Fran dan Acun yang dihadirkan dalam gelar ungkap kasus tersebut. Bahkan tangan istri korban nyaris menampar wajah tersangka Acun.

“Kamu nilah yang bunuh suami aku. Perbuatan kamu membuat anak anak aku kehilangan ayahnya. Nyawa dibayar nyawa, saya meminta kedua pelaku ini dihukum mati,” kata Fitriani istri korban Sofyan dengan nada keras sembari menunjuk wajah tersangka Fran dan Acun.

Baca Juga :   BNN Pantau Pemasok Narkoba Bupati Ogan Ilir Sebelum Pilkada

Hal senada juga diungkapkan Kgs H Abdul Roni yang merupakan ayah korban Sofyan. Dikatakannya jika para pelaku pembunuh korban harus dijatuhkan hukuman mati.

“Kami ikhlas dengan kepergian anak saya Sofyan, karena ini sudah takdir. Tapi saya sekeluarga besar kedepannya tetap menyimpan dendam, kalau para pelaku pembunuhan anak saya ini tidak dihukum mati. Dari itu kami keluarga dari korban meminta agar para pelaku dihukum mati, nyawa dibayar nyawa,” tegasnya.

Masih dikatakannya, sedangkan untuk pihak kepolisian Polda Sumsel yang telah berhasil menangkap pelaku dan menemukan jenazah korban Sofyan, dirinya selaku ayah dari korban mengucapkan terimakasih.

Sementara Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, dalam kasus perampokan dan pembunuhan korban Sofyan, pihaknya telah menangkap tiga tersangka dari empat pelaku yakni, Ridwan, Acun dan Fran.

“Selain itu kami juga telah menemukan jenazah korban, termasuk menemukan mobil korban yang dirampas oleh para pelaku usai membunuh korban,” ungkapnya.

Masih dikatakan Kapolda, terkait telah ditangkapnya ketiga tersangka maka saat ini penyidik masih menyusun berkas perkara yang dalam waktu dekat berkasnya akan dilimpahkan ke kejaksaan.

“Dari tiga tersangka ini, berkas perkara tersangka Fran kami percepat. Sebab tersangka ini walaupun sudah berkeluarga dan memiliki satu anak, ternyata dia masih tergolong anak di bawah umur,” ujar Kapolda.

Baca Juga :   Pengedar Sabu di Prabumulih Dibekuk

Lanjut Kapolda, sementara untuk satu pelaku lainnya yang buron yakni pelaku Akbar, hingga kini masih dalam pengejaran.

“Pelaku Akbar ini merupakan otak perampok dan pembunuh korban Sofyan. Dia saat ini belum tertangkap dan kini polisi masih terus melakukan pengejaran,” tutup Kapolda.

Untuk diketahui, terungkapnya kasus ini setelah istri korban yakni Fitriani (32), didampingi keluarganya, Selasa lalu (30/10/2018) melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Sumsel lantaran Sofyan tak kunjung pulang ke rumah. Laporan tersebut diterima pihak kepolisian dengan bukti laporan Nomor: LPB/862/X/2018/SPKT Polda Sumsel.

Menindaklanjuti laporan korban kemudian Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara membentuk tim untuk menyelidiki kasus tersebut. Hasilnya, Minggu (11/11/2018) pukul 20.30 WIB salah satu pelaku yakni; Ridwan (42) berhasil ditangkap di kawasan Desa Sungai Lanang Kecamatan Rawas Ulu Muratara. Usai ditangkapnya Ridwan lalu polisi melakukan pemeriksaan kepada tersangka hingga akhirnya jenazah korban Sofyan ditemukan sudah dalam kondisi tidak untuh lagi.

Kemudian, Kamis malam (15/11/2018) pelaku Fran dan Acun menyerahkan diri ke Polsek Karang Dapo Muratara. Selain itu dalam kasus ini, Polda Sumsel juga berhasil menemukan mobil jenis minibus warna hitam milik korban Sofyan. Mobil ini ditemukan, Jumat siang (16/11/2018) tergeletak di pinggir jalan di kawasan Kerinci Jambi, tepatnya di perbatasan Padang Sumatera Barat. (ded)

Suasana pihak kepolisian menenangkan istri korban yang emosi melihat tersangka Acun dan Fran.
CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Pembunuh Driver Taksi Online Divonis 10 Tahun, Keluarga Sofyan Terima dengan Hati Sedih

Palembang, KoranSN Pihak keluarga dari driver taksi online Sofyan yang dirampok dan dibunuh dengan terpaksa ...

error: Content is protected !!