Jadi Tersangka Dugaan Korupsi di RSUD OKUT, Dokter Dora Ditahan di Rutan Merdeka

dr Dora Djunita Pohan (kerudung hitam) dikawal petugas saat tiba di Rutan Merdeka Palembang. (Foto-Istimewa)

Palembang, KoranSN

Mantan Plt Direktur RSUD OKU Timur (OKUT), dr Dora Djunita Pohan, Jumat pagi (23/3/2018) resmi ditahan jaksa Kejati Sumsel di Rutan Merdeka Palembang.

dr Dora ditahan setelah sebelumnya, Kamis (22/3/2018) ditetapkan tersangka dan menjalani pemeriksaan selama 8 jam di Kejati Sumsel.

Asisten Intel Kejati Sumsel, Deddy Suwardy mengatakan, setelah diamankan oleh pihaknya di Tangerang pada Rabu kemarin (21/3/2018), dr Dora dibawa ke Kejati Sumsel dan dilakukan pemeriksaan.

“Dari hasil pemeriksaan, hari ini pukul 09.00 WIB dr Dora ditahan di Rutan Merdeka Palembang,” ungkapnya.

Sementara Kasi Penkum dan Humas Kejati Sumsel, Hotma Hutadjulu juga membenarkan jika dr Dora yang telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi di RSUD OKU Timur kini telah dilakukan penahanan di Rutan Merdeka Palembang.

“Pagi tadi dr Dora sudah dibawa ke sana (Rutan Merdeka),” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Jumat dini hari (23/3/2018) dr Dora Djunita Pohan resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus korupsi anggaran RSUD OKU Timur tahun 2014-2015 oleh jaksa penyidik Kejati Sumsel.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel, Hari Setiyono mengatakan, dalam dugaan kasus ini anggaran yang diselewengkan tersangka merupakan anggaran untuk para dokter ahli spesialis yang dipekerjakan di RSUD OKU Timur.

“Dari hasil pemeriksaan saksi dan pemeriksaan terhadap dr Dora maka penyidik telah menetapkan tersangka kepada dr Dora dalam dugaan kasus ini, sehingga dugaan kasus ini kini telah naik ke tahap penyidikan,” ujarnya.

Baca Juga :   Kapolda Turunkan Tim Kejar Pelaku Begal

Diketahui, Kamis (22/3/2018) dr Dora diperiksa kurang lebih selama 8 jam secara maraton sejak pukul 17.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB dini hari.

Pemeriksaan tersebut dilakukan setelah sebelumnya tim Kejagung RI bersama Kejati Sumsel melakukan penangkapan terhadap dr Dora Djunita Pohan di salah satu mall di Tangerang, Rabu sore (21/3/2018).

Penangkapan tersebut dilakukan setelah dr Dora Djunita Pohan dua kali tidak menghadiri panggilan jaksa penyidik Kejati Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan sebagai saksi terkait dugaan korupsi yang terjadi di RSUD OKU Timur.

Usai diamankan di Tangerang, dr Dora Djunita Pohan diterbangkan ke Palembang untuk dilakukan pemeriksaan di Kejati Sumsel.

Pantauan di lapangan, setiba di gedung Kejati Sumsel, dr Dora bersembunyi di belakang petugas yang melakukan pengawalan. Bahkan untuk menghindari kamera sejumlah wartawan, dr Dora menutupi wajahnya dengan jilbab yang dikenakannya.

Kemudian dengan langkah cepat dan dikawal petugas, dr Dora langsung naik lift menuju ruang pemeriksaan yang berada di lantai enam gedung Kejati Sumsel.

Sementara sekitar pukul 20.00 WIB, tampak mobil tahanan terparkir di depan Gedung Kejati Sumsel, akan tetapi hingga pukul 01.00 WIB dini hari dr Dora juga tak kunjung keluar dari ruang pemeriksaan.

Baca Juga :   Polda Tangkap IRT di Sampit Simpan 40,16 Gram Sabu-sabu

Asisten Intel Kejati Sumsel, Deddy Suwardy mengatakan, mantan Plt Direktur RSUD OKU Timur, dr Dora Djunita Pohan ditangkap di Tangerang lantaran yang bersangkutan sudah dua kali tidak memenuhi panggilan dari jaksa penyidik. Untuk itulah pihaknya melakukan pemanggilan disertai penjemputan paksa.

“Awalnya, dr Dora Djunita Pohan ini dipanggil untuk menjadi saksi dalam dugaan kasus korupsi di RSUD OKU Timur. Akan tetapi setiap dipanggil yang bersangkutan tak kunjung hadir, sehingga kami melakukan penjemputan paksa kemudian membawanya ke Kejati Sumsel guna dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Dijelaskannya, akibat dugaan kasus korupsi di RSUD OKU Timur tersebut menimbulkan kerugian negara.

“Penyelidikan dugaan kasus ini di tangani Kejati Sumsel makanya yang bersangkutan kami bawa ke Palembang untuk dilakukan pemeriksaan di Kejati Sumsel,” jelasnya.

Sedangkan Kasi Penkum dan Humas Kejati Sumsel, Hotma Hutadjulu membenarkan adanya pemeriksaan Mantan Plt Direktur RSUD OKU Timur, dr Dora Djunita Pohan di Kejari Sumsel.

“Benar ada pemeriksaan tersebut, yang bersangkutan diamankan di Tangerang kemudian dibawa ke Kejati Sumsel untuk diperiksa,” ujarnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

KPK Perpanjang Penahanan Tersangka Edhy Prabowo

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy …