Jaga Jarak Jadi Poin Sulit untuk Dipatuhi

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo.(foto-antara)

Jakarta, KoranSN

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo menyampaikan salah satu poin protokol kesehatan yang sulit dipatuhi publik adalah menjaga jarak.

“Salah satu poin yang sulit dilakukan adalah menjaga jarak,” kata Doni dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (29/6).

Doni mengatakan untuk mengatasi hal tersebut maka seluruh unsur pimpinan daerah diharapkan dapat melakukan berbagai strategi dan inovasi.

Dengan demikian maka kegiatan-kegiatan masyarakat yang dapat menimbulkan kerumunan bisa dikurangi bahkan dihindari.

Baca Juga :   KPK Sita Uang Suap dalam OTT Bupati Bengkulu Selatan

Hingga saat ini Doni menyampaikan masih ada 57 daerah yang termasuk zona merah COVID-19. Jumlah tersebut berkurang dibandingkan tiga pekan lalu yang jumlahnya mencapai 108 daerah.

Dia mengatakan pendekatan kearifan lokal diharapkan bisa menjadi ujung tombak, sehingga para pimpinan daerah hingga kepala desa diharapkan bisa menggunakan bahasa-bahasa yang mudah dipahami masyarakat dalam melakukan sosialisasi berkaitan protokol kesehatan. (antara/awj)

Bagikan :

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Di Forum Diplomasi Indonesia, Ketum JMSI Soroti Praktik Jurnalisme yang Gunakan Combative Lens

Jakarta, KoranSN Media adalah alat perang paling canggih yang menjadikan sistem kesadaran individu, sebagai sasaran …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.