Jaksa Siapkan Tuntutan 4 Terdakwa Dugaan Korupsi Proyek Tugu Batas Kota Palembang

Tampak salah satu tugu perbatasan Kota Palembang. Foto dokumen ferdinan. (foto-ferdinand/koransn)

Palembang, KoranSN

Jaksa Penutut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang saat ini sedang menyiapkan tuntutan untuk empat terdakwa dugaan kasus korupsi proyek pembangunan tugu perbatasan Kota Palembang, yang berlokasi di kawasan Jakabaring.

Demikian diungkapkan Kasi Pidsus Kejari Palembang, Andi Andri Utama melalui Kasubsi Penuntutan, Hendy Tanjung, Minggu (20/11/2019).

Adapun keempat terdakwa tersebut yakni; Khairul Rizal selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan juga Kasi di Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Perumahan Pemkot Palembang, terdakwa M Ichsan Pahlevi dan Ahmat Thoha yang keduanya merupakan kontraktor dan terdakwa Asmol Hakim selaku Konsultan Pengawas.

“Karena saat ini kami sedang menyiapkan tuntutan untuk keempat terdakwa tersebut. Maka sidang keempat terdakwa baru akan kembali digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Palembang pada Senin 28 Oktober 2019. Jadi untuk Senin besok (hari ini), sidang ditunda sampai Senin mendatang, yakni tanggal 28 Oktober,” ungkapnya.

Masih dikatakan Hendy, ditundanya persidangan tersebut juga sudah disampaikan oleh Majelis Hakim dalam persidangan yang sebelumnya telah digelar.

“Di dalam persidangan kami sudah meminta kepada Majelis Hakim agar sidang ditunda. Hal ini karena kami meminta waktu kepada Majelis Hakim untuk menyusun tuntutan kempat terdakwa dalam dugaan kasus korupsi proyek tugu perbatasan Kota Palembang ini. Maka dari itulah persidangan dilakukan penundaan” terangnya.

Baca Juga :   'JA' Cawabup OKU Tersangka Dugaan Korupsi Lahan Kuburan Dijebloskan KPK ke Rutan Pakjo

Lebih jauh dikatakan Hendy, jika dalam tuntutan yang sedang disusun tersebut masing-masing terdakwa nantinya akan dituntut oleh pihaknya selaku JPU sesuai dengan dakwaan yang saat awal sidang telah dibacakan di dalam persidangan.

“Jadi untuk tuntutannya nanti tidak jauh dari dakwaan keempat terdakwa yang sudah dibacakan di sidang sebelumnya,” katanya.

Dilanjutkannya, pada tuntutan tersebut pihaknya juga akan menuntut keempat terdakwa dengan hukuman pidana sesuai peranan dari masing-masing terdakwa dalam dugaan kasus korupsi ini.

“Oleh karena itu, doakan saja agar tuntutan keempat terdakwa yang kini sedang kami susun segera selesai. Sehingga tuntutannya siap dibacakan di persidangan,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, pada persidangan keempat terdakwa yakni; Khairul Rizal, M Ichsan Pahlevi, Ahmat Thoha dan Asmol Hakim telah didakwa Tim Jaksa Penutut Umum (JPU) Kejari Palembang dengan Pasal 2, Pasal 3, Pasal 9 Jo Pasal 55 Undang-Undang Pemberantasan Korupsi.

Sekedar mengingatkan, dugaan kasus ini terungkap hasil penyelidikan dan penyidikan penyidik Tindak Pidana Korupsi Sat Reskrim Polresta Palembang hingga akhirnya, Rabu (17/6/2019) keempat tersangka yang kini telah menjadi terdakwa dilimpahkan penyidik Tindak Pidana Korupsi Sat Reskrim Polresta Palembang ke Jaksa Kejari Palembang.

Baca Juga :   JPU: Kemungkinan Ada Tersangka Baru Ditetapkan Dalam Dugaan Kasus Korupsi Tugu Batas Palembang

Usai diserahkan ke jaksa, keempatnya dijebloskan Jaksa Tindak Pidana Khusus Kejari Palembang ke penjara Rumah Tahanan Negara (Rutan) Pakjo Palembang.

Menindaklanjuti pelipahan tersebut, Senin (29/7/2019) Jaksa Penuntut Umum Kejari Palembang melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Negeri Kelas I A Palembang. Bukan hanya itu, di hari yang sama Jaksa Pidana Khusus Kejari Palembang juga melakukan penyitaan uang kerugian negara dalam dugaan kasus ini. Adapun jumlah uang yang disita, yakni sebesar Rp 505.923.660,08.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Palembang, Andi Andri Utama saat itu mengatakan, jika uang senilai Rp 505.923.660,08 tersebut diserahkan oleh istri keempat tersangka, dimana semua uang itu merupakan total kerugian negara dalam dugaan kasus pembangunan tugu perbatasan di Jakabaring Palembang.

“Uang tersebut dikumpulkan keempat tersangka dengan patungan, yang kemudian diserahkan oleh masing-masing istri keempat tersangka kepada kami selaku Jaksa Kejari Palembang untuk diserahkan ke kas negara. Terkait pengembalian kerugian negara tersebut, tentunya tidak menghapus perbuataan pidana dugaan korupsi yang telah dilakukan oleh para tersangka,” tegas Andi saat itu. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Lagi, Para Saksi Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya Diagendakan Dipanggil Kejati

Palembang, KoranSN Setelah minggu lalu sejumlah mantan pejabat Pemprov Sumsel, diantaranya Akmad Najib (mantan Asisten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.