Jalan Rusak di OKI Jangan Dipolitisir

Sholahudin Djakfar (kiri), Subhan Ismail (kanan). (foto-ist)

Kayuagung, KoranSN

Kerusakan infrastruktur jalan sangat rawan dijadikan alat politik bagi pasangan bakal calon kepala dan wakil kepala daerah untuk pencitraan. Kerawanan ini sangat berpotensi terjadi di kabupaten OKI yang akan menggelar Pilkada serentak Juni 2018 nanti.

Menurut anggota DPRD OKI H Subhan Ismail kemarin, dalam proses pembangunan bukan hanya pemerintah saja yang harus turut andil, tetapi anggota DPRD juga memiliki peran dalam pengesahannya.

“Karena itu, kami berharap agar kerusakan jalan di wilayah Kabupaten OKI jangan dipolitisir atau dijadikan sebagai alat serta bahan berpolitik dengan cara menyalahkan pasangan bakal calon lainnya demi mendapat simpati masyarakat,”kata wakil rakyat dari Partai NasDem ini.

Dikatakan salah satu tokoh pemuda dari Pesisir Timur OKI ini, dirinya meminta agar kerusakan jalan jangan hanya disalahkan dari sisi kinerja pemerintahannya saja. “Kami minta kerusakan jalan ini jangan dijadikan komoditi politik, kasihan masyarakat jika jalan di OKI nanti jadi tumbal politik, seharusnya ini menjadi tanggungjawab bersama terutama bagi anggota DPRD di Dapilnya,”ungkap pria yang akrab disapa Haji SBH ini.

Baca Juga :   Hari Ini, Ribuan Massa ADE Padati GOR

Ketua DPD Garda Pemuda NasDem ini juga menjelaskan, masyarakat harus pintar dan jeli karena jika ingin membangun daerah sendiri tidak harus menjadi kepala daerah, selaku wakil rakyat juga harus kompak untuk memperjuangkannya, aplagi ada sekitas 9 anggota dewan dari dapil Pesisir Timur.

“Yang saya khawatirkan karena ini menjelang Pilkada, beberapa pasangan calon menjadikan kerusakan ruas jalan untuk alat politik, kasihan masyarakat, mereka hanya butuh pembangunan dan kesejahteraan,”ujar anggota dewan yang menjabat sebagai anggota Badan Anggaran ini.

Baca Juga :   Tebar Benih Ikan di Pagaralam, HD Ajak Warga Jaga Keseimbangan Alam

Ketua DPD Partai NasDem OKI H Sholahudin Djakfar SH menambahkan, program pembangunan jalan yang dilakukan oleh Pemkab OKI merupakan pembangunan jalan yang berkualitas, oleh karena itu harus dibangun secara bertahap karena keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemkab OKI.

Kepala Dinas Pekerjaan Pmum dan Penataan Ruang OKI Ir HM Hapis MM sebelumnya mengatakan, diakuinya masih banyak kondisi jalan yang rusak di OKI karena selain disebabkan kondisi iklim juga karena anggaran yang tersedia terbatas. (iso)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Forum Pengusaha Orgen Tunggal di Empat Lawang Berharap Larangan Manggung Dicabut

Empat Lawang, KoranSN Para pengusaha orgen tunggal (OT) di Kabupaten Empat Lawang yang mengatas namakan …