Home / Gema Sriwijaya / Jalan Rusak Parah, Dua Desa di PALI Terancam Terisolir

Jalan Rusak Parah, Dua Desa di PALI Terancam Terisolir


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
RUSAK PARAH – Kondisi jalan poros antara Desa Sungai Ibul Kecamatan Talang Ubi-Desa Babat PALI yang rusak parah dan berlumpur. Akibat rusaknya jalan ini membuat Desa Sungai Ibul dan Desa Sungai Langan terancam terisolir. (foto-siryanto/koransn.com)

PALI, KoranSN

Akibat hancurnya akses jalan poros antara Desa Sungai Ibul Kecamatan Talang Ubi-Desa Babat Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) membuat dua desa yakni; Desa Sungai Ibul Kecamatan Talang Ubi dan Desa Sungai Langan Kecamatan Penukal terancam terisolir.

Jalan yang kondisinya berupa tanah itu bertambah parah setelah hujan beberapa hari mengguyur jalan lintas kecamatan itu. Selain itu, sudah satu minggu terakhir, Pasar Kalangan yang memasok bahan makanan serta keperluan warga lainnya di dua desa tersebut urung akibat kendaraan pedagang tidak bisa menembus jalan tersebut.

Kepala Desa Sungai Ibul, Maryono mengatakan, warga sekitar telah berupaya bergotong-royong memperbaiki jalan masuk desanya. Namun akibat hujan terus mengguyur serta material yang tidak tersedia, membuat upaya warga sia-sia.

“Kalau kendaraan roda dua dan mobil double cabin bisa keluar masuk, itu karena harus susah payah dulu melintasi jalan itu. Tapi kalau kendaraan pengangkut bahan pokok kebutuhan warga tersangkut di jalan rusak, sehingga pedagang pilih putar ulang. Akibatnya warga desa kami kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok,” ujar Kades.

Baca Juga :   Hebat! Husen Sulap Peralon Bekas Jadi Kralon

Menurutnya, dampak dari hancurnya akses jalan di desanya membuat harga getah ditingkat petani tambah ambruk.

“Harga karet minggu ini masih untung ada yang beli, harganya juga jauh menurun dibandingkan kalau jalan normal. Sebab biasanya terjual Rp 7.000/kg, sekarang cuma Rp 5.000/kg. Selain itu juga pelajar yang bersekolah ke Kota Pendopo terganggu,” tambahnya.

Diakuinya bahwa tahun 2018 Pemkab PALI sudah menganggarkan bakal membangun jalan poros tersebut. Namun, Pemkab belum melaksanakan pembangunannya. Untuk itu dirinya meminta perusahaan yang biasa menggunakan jalan tersebut ikut membantu memperbaiki jalan yang saat ini nyaris putus.

Baca Juga :   Kejutan Ultah Bupati PALI di Puncak Dies Natalis ke-14 SMAN 2 Unggulan

“Saat ini desa kami dan Desa Sungai Langan nyaris terisolir, jadi kami minta pihak Pertamina Pendopo dan Medco ikut andil memperbaiki jalan ini, agar aktivitas warga juga perusahaan tetap lancar,” pintanya.

Sementara itu, Asmen Pertamina Asset II Pendopo Field, Fery Prasetyo Wibowo menyatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Medco dalam membantu memperbaiki jalan di Desa Sungai Ibul dan Sungai Langan.

“Kalau alat berat telah kami turunkan, namun untuk material kami akan berkoordinasi dengan Medco, dan juga bagian penyedia material saat ini sedang cuti,” jawabannya.

Sebelumnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten PALI, Ir Etty Murniati mengatakan, bahwa pada tahun 2018 sudah dialokasikan untuk perbaikan jalan di Desa Sungai Ibul.

“Sudah kita anggarkan itu di 2018. Termasuk jalan di Desa Sungai Ibul,” singkatnya. (ans)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Avatar

Lihat Juga

Bupati Banyuasin H Askolani Anggarkan Rp 96 Miliar Untuk Perbaiki Jalan Trans Pulau Rimau

Banyuasin, KoranSN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin di 2019 ini menyiapkan anggaran Rp 96 miliar untuk …