Jalintim OKI Lumpuh, Waspadai Bandit Jalanan

Tampak dua tersangka saat diamankan kepolisian. (foto-ist)

Kayuagung, KoranSN

Imbas lumpuhnya Jalintim akibat putusnya jembatan penghubung di Desa Pematang Panggang Kecamatan Mesuji OKI dimanfaatkan para bandit jalanan untuk melakukan kejahatan.

Mereka melakukan Pungli dengan memaksa para sopir agar mengeluarkan uang ratusan ribu dengan modus menolong sopir menuju Jalan Tol Pematang Panggang-Kayuagung (PPKA). Selasa sore (18/6/2019) dua bandit diringkus polisi.

Kedua identitas bandit yang melakukan Pungli di jalan poros Desa Suka Mukti Kecamatan Mesuji Kabupaten OKI tersebut yakni Nahwan (28) dan Slamet Irfanto (29) yang keduanya petani, warga Blok M Desa Dabbukrejo Kecamatan Lempuing OKI.

“Barang bukti yang disita dari mereka, yakni uang tunai sejumlah Rp 350.000 dan sepeda motor warna hitam tanpa Nopol,” kata Kapolres OKI AKBP Donni Eka S SH SIK MM didampingi Kapolsek Mesuji dan Paur Subag Humas Polres Ipda M Niza.

Baca Juga :   Sadis! Ayah di Muba Gorok Anak Kandung Hingga Tewas

Ia menjelaskan, kedua pelaku bermodus sebagai penunjuk jalan mengantarkan korban menuju akses tol di Desa Sukamukti Kecamatan Mesuji. Kemudian setelah sampai di TKP, pelaku meminta sejumlah uang imbalan kepada korban.

“Adapun imbalan yang diminta bervariasi sesuai jenis kendaraan. Rata-rata untuk kendaraan pribadi Rp 100.000 – Rp 150.000, sedangkan untuk truk dan fuso Rp 200.000 – Rp 250.000,” ujarnya.

Lebih jauh dijelaskannya, tersangka ditangkap saat Kapolsek Mesuji beserta personil Polsek melakukan patroli hunting dan antisipasi 3C terhadap para pengguna jalan menuju akses tol yang disinyalir telah dimanfaatkan oleh oknum masyarakat untuk melakukan Pungli terhadap pengendara yang melintas.

Baca Juga :   Kurir Sabu Menangis Ditangkap Polisi

Ketika sampai di jalan poros Desa Sukamukti Mesuji OKI, petugas melihat pelaku sedang memaksa dan meminta sejumlah uang kepada korban kendaraan pribadi dengan alasan uang jasa pengantaran. Seketika itu, Kapolsek beserta personil langsung melakukan upaya penangkapan terhadap pelaku.

Kemudian pelaku dan barang bukti dibawa ke Mako Polsek Mesuji guna penyidikan lebihlanjut. Namun untuk korban tidak bersedia membuat laporan polisi dengan alasan ingin melanjutkan perjalanan. (iso)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Panggil Dua Saksi Untuk Tersangka Walikota Dumai

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua saksi dalam penyidikan kasus suap terkait pengurusan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.