Selasa , September 25 2018
Home / Lacak / Jarak Pandang Mulai Terganggu Asap

Jarak Pandang Mulai Terganggu Asap

Asap yang menganggu jarak pandang terlihat di kawasan Sungai Musi. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Jarak pandang di Kota Palembang, Minggu (16/9/2018) tampak terganggu dengan adanya asap. Hal ini dikarenakan adanya kebakaran lahan di delapan lokasi yang berada di Kabupaten Ogan Ilir (OI), OKI dan Banyuasin.

Pantauan di lapangan, asap akibat kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) yang menganggu jarak pandang di Kota Palembang terlihat jelas jika dilihat dari kawasan Sungai Musi.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, jika jarak pandang di Kota Palembang saat Asian Games 2018 kemarin digelar yakni 7 Km. Namun saat ini jarak pandang tersebut sudah berkurang akibat terhalang dengan adanya asap, sehingga jarak pandang di Palembang kini menjadi 5 Km.

“Dari laporan yang saya terima pagi tadi (kemarin), kebakaran lahan terjadi di delapan TKP yakni; di OI, OKI dan Banyuasin. Karena adanya kebakaran lahan tersebut ditambah saat ini kemarau, sehingga asap tampak dan menganggung jarak pandang. Nah, terkait terjadinya kebakaran lahan ini maka saya sudah perintahkan Kapolres di masing-masing daerah yang ada kebakaran lahan dan hutan untuk mencari, menangkap dan memproses pelaku pembakar lahannya,” tegas Kapolda.

Baca Juga :   BNN Tangkap Bandar dan Kulir Narkoba Ulak Surung

Menurut Kapolda, meskipun jarak pandang saat ini tergangu oleh asap namun untuk Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) masih baik. Hingga udaranya masih aman bagi masyarakat.

“Sedangkan untuk di lokasi lahan yang terbakar kini Satgas Nusantara dari Polri bersama TNI dan instansi terkait masih melakukan pemadaman api. Kita berharap nantinya turun hujan, sehingga hujan dapat membantu petugas yang sedang memadamkan api di lahan yang terbakar,” ungkapnya.

Lanjut Kapolda, jika api yang membakar lahan nantinya sudah berhasil dipadamkan maka dirinya juga telah memerintahkan kepada Kapolres OI, OKI dan Banyuasin untuk memasang garis polisi.

Baca Juga :   Kapolda Larang Masyarakat Menjual Petasan

“Garis polisi ini dipasang bertujuan untuk proses penyelidikan. Jadi setiap lahan terbakar pasti kami pasang garis polisi,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan Kapolda, sedangkan terkait penegakan hukum kasus kebakaran lahan dan hutan di Sumsel. Sejauh ini baru ada dua perusahaan yang dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian.

“Kedua perusahaan yang kami selidiki tersebut lokasinya berada di OKI dan Muba, kini kami masih melakukan proses penyelidikannya. Ya, walaupun sejauh ini belum ada tersangkanya namun paling tidak nantinya pihak perusahaan tersebut bisa dikenakan pidana kelalaian,” tandas Kapolda. (ded)

Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Polsek Sungai Lilin Gagalkan Penyeludupan Ribuan Burung Kolibri Asal Riau

Sekayu, KoranSN Berkat digelarnya kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD) secara rutin oleh Polsek Sungai Lilin, ...

error: Content is protected !!