Home / Headline / Jaringan Pengedar Narkoba Palembang Dibekuk di Surabaya, 9 Kg Sabu & Ribuan Ekstasi Diamankan

Jaringan Pengedar Narkoba Palembang Dibekuk di Surabaya, 9 Kg Sabu & Ribuan Ekstasi Diamankan

Kapolda Sumsel, Irjen Zulkarnain Adinegara saat menanyai para tersangka kasus narkoba yang ditangkap di Surabaya.

Sementara tersangka ‘OK’ mengutarakan, sabu tersebut merupakan milik ‘LT’ (DPO), warga Palembang. Ia dan tersangka lainnya mau membawa sabu tersebut ke Surabaya lantaran ‘LT’ memberikan upah Rp 10 juta.

“Sudah beberapa kali saya membawa sabu dari Palembang ke Surabaya. Semuanya melalui jalur darat dengan menumpangi bus. Sabu yang dibawa saya simpan di stagen yang dililitkan di tubuh, hal ini dilakukan agar tidak diketahui polisi,” ungkapnya.

Sedangkan tersangka ‘CS’ juga mengakui, jika sabu tersebut dibawanya dari Palembang menuju Surabaya dengan melalui jalur darat.

“Saya mau membawa sabu tersebut karena diupah Rp 10 juta. Kalau untuk pemilik sabu itu saya tidak kenal dan tidak tahu. Sebab saya hanya komunikasi melalui handphone saja,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Kamis (22/3/2018) petugas Bandara SMB II Palembang berhasil mengungkap pengiriman atau penyelundupan narkoba jenis narkotika jenis sabu dan ekstasi.

Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 09.25 WIB bertempat di Terminal Keberangkatan Bandara SMB II Palembang, tepatnya di Cek Point 1 (CP) X-Ray lantai 1, telah diamankan barang atau paket kotak kardus jajanan oleh-oleh yang ditinggalkan pemiliknya. Saat diperiksa petugas ternyata paket tersebut berisi 3 Kg sabu dan 4.950 butir ekstasi.

Sapar Indra Lesmana (25), Porter Bandara SMB II Palembang yang menemukan paket tersebut mengatakan, terbongkarnya penyelundupan ini bermula dari kecurigaan petugas terhadap salah seorang calon penumpang yang tiba di depan pintu terminal keberangkatan.

“Penumpang itu memanggil saya untuk dibawakan barang bawaannya ke dalam terminal keberangkatan. Saat berjalan masuk ke dalam terminal, penumpang tersebut berkata kepada saya agar membantu men-chek-in kan boarding pas (tiket),” katanya.

Namun setiba di SCP 1 X-Ray lantai, lanjut Sapar, dirinya lantas memasukan barang-barang milik calon penumpang itu melewati X-Ray, setelah dilihat melalui layar monitor X-Ray ternyata terdeteksi isi di dalam dua kotak kardus itu diindikasikan terdapat benda yang mencurigakan. Kemudian petugas menanyakan kotak tersebut milik siapa, lalu dirinya mencari orang yang memiliki barang tersebut namun calon penumpang itu sudah tidak ada lagi.

“Barang yang mencurigakan itu langsung diamankan oleh security bandara sambil menunggu calon penumpang yang memiliki barang tersebut mengambilnya, namun setelah ditunggu sampai dengan pukul 13.30 WIB, barang itu tidak ada yang mengambilnya. Kemudian barang itu di bawa oleh security bandara ke posko security bandara untuk diperiksa dan dilaporkan kepada pihak kepolisian. Alhasil saat dilakukan pengecekan ternyata benar isinya adalah narkoba,” terangnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Selamet Widodo membenarkan adanya penemuan paket berisi narkoba jenis sabu seberat 3 Kg dan 4.950 butir ekstasi tersebut.

“Benar ada temuan narkoba di bandara dan kini kasusnya masih ditangani oleh Ditresnarkoba Polda Sumsel untuk dilakukan pengembangan,” ujarnya. (ded/den)

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Proses Hukum Abu Tours Dilimpahkan, Polda Sumsel Hanya Bersifat Membantu

Palembang, KoranSN Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, terkait proses hukum dugaan kasus penipuan ...

error: Content is protected !!