JK Sebut Kesaksian Novanto soal Puan Tak Benar

Wakil Presiden Jusuf Kalla. (foto-net/detiknews.com)

Jakarta, KoranSN

Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) ikut berkomentar soal ‘nyanyian’ Setya Novanto dalam persidangan kasus korupsi proyek e-KTP. Nyanyian Novanto itu soal aliran uang e-KTP ke Puan Maharani dan Pramono Anung.

Saat sidang pada Kamis, 22 Maret 2018, Novanto mengaku mendengar dari orang dekatnya, Made Oka Masagung, soal Puan dan Pramono. Namun, Made Oka membantah kesaksian Novanto.

“Ya kemarin sudah ditanggapi, orang Made Oka (mengatakan) bahwa itu tidak benar,” ujar JK di kantor Wapres, Selasa (27/3/2018).

“Sedangkan Novanto mengatakan yang mengatur Made Oka, Made Oka pun membantah, jadi omongannya (Novanto) itu tidak benar,” imbuh JK.

Baca Juga :   LPSK Mencari Figur Terbaik Bangsa

Bantahan Made Oka itu disampaikan pengacaranya, Bambang Hartono, pada Senin (26/3/2018) kemarin. Menurut Bambang, kliennya itu juga mengaku tak pernah melakukan pertemuan di rumah Novanto.

“Kalau menurut klien saya, yang pernyataan Setnov di muka pengadilan minggu yang lalu itu tidak benar dan itu juga sudah dibantah oleh yang bersangkutan,” ujar Bambang, Senin (26/3/2018).

Sedangkan, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menilai kesaksian Novanto aneh. Syarif menyebut Novanto hanya menuding pihak lain tanpa mengakui perbuatannya sendiri.

“Perlu dicatat dengan baik, dia menyebut banyak keterlibatan orang lain tapi dia tidak mengakui apa yang dia kerjakan sendiri, ya itu keanehan-keanehan seperti itu,” ucap Syarif, hari ini.

Baca Juga :   BPN: Prabowo-Sandi Tidak Hadiri Sidang Perdana di MK

Syarif dengan tegas mengatakan Novanto belum menunjukkan sisi kooperatif dalam mendukung pengungkapan kasus megakorupsi tersebut. Meski demikian, Syarif mengatakan pengajuan justice collaborator Novanto tetap dipertimbangkan sesuai aturan. (detikcom)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

BMKG: Sulbar Diguncang Gempa Bumi 31 Kali

Makassar, KoranSN Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika melalui pusat gempa bumi Regional IV Makassar merilis …