Home / Lacak / Jual HP Kehabisan Bensin, Jadi Awal Pengungkapan Kasus Pembunuhan Driver Taksol

Jual HP Kehabisan Bensin, Jadi Awal Pengungkapan Kasus Pembunuhan Driver Taksol


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Mobil korban Sofyan yang ditemukan di kawasan Kerinci Jambi tepatnya di perbatasan Padang Sumatera Barat. (Foto-Istimewa)

Palembang, KoranSN

Pihak kepolisian Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel berhasil mengungkap kasus perampokan dan pembunuhan korban Sofyan (47), diver taksi online (Taksol). Tiga tersangka dari empat pelaku dalam kasus ini yakni; Ridwan alias Rido (42), Franata Ariwibowo alias Fran (18) dan Acundra alias Acun (21) berhasil diamankan polisi.

Bukan hanya itu, walaupun otak dalam kasus ini yakni Akbar belum tertangkap namun polisi telah menemukan mobil korban di kawasan Kerinci Jambi, tepatnya di perbatasan Padang Sumatera Barat.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sumsel, Kombes Pol Yustan Alpiani, Minggu (18/11/2018) mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil dari penyelidikan yang dilakukan oleh pihaknya.

Dimana awalnya polisi memeriksa sejumlah saksi salah satunya saksi yang melihat saat tersangka Fran menjualkan handphone di kawasan Betung Kabupaten Banyuasin.

Menurut Yustan, penjualan handphone tersebut karena mobil korban yang dirampas para pelaku kehabisan bahan bakar bensin saat di perjalanan menuju Muratara. Sehingga tersangka Fran terpaksa menjualkan handphone miliknya.

Baca Juga :   Napi LP Kayuagung Pesan Sabu dan Ekstasi

“Saat Fran bersama pelaku lainnya menjual handphone inilah ada saksi yang melihat mereka, hingga dalam penyelidikan pengungkapan kasus ini
saksi tersebut kami ambil keterangannya untuk merangkai kejadian tersebut dan akhirnya kami berhasil menangkap salah satu pelaku yakni Ridwan,” katanya.

Masih dikatakan Yustam, setelah pelaku Ridwan dibekuk lalu anggota menelusuri kawasan Muratara dan hasilnya polisi menemukan jenazah korban yang saat ditemukan sudah menjadi tulang belulang.

“Jadi, awalnya polisi menangkap Ridwan dan menemukan jenazah korban. Setelah itu barulah tersangka Fran dan Acun menyerahkan diri ke pihak kepolisian,” ujarnya.

Untuk diketahui, terungkapnya kasus ini setelah istri korban yakni Fitriani (32), didampingi keluarganya, Selasa lalu (30/10/2018) melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Sumsel lantaran Sofyan tak kunjung pulang ke rumah. Laporan tersebut diterima pihak kepolisian dengan bukti laporan Nomor: LPB/862/X/2018/SPKT Polda Sumsel.

Baca Juga :   Pegawai Tak Menyangka Lurah Lorok Pakjo Gunakan Narkoba

Menindaklanjuti laporan korban kemudian Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara membentuk tim untuk menyelidiki kasus tersebut. Hasilnya, Minggu (11/11/2018) pukul 20.30 WIB salah satu pelaku yakni; Ridwan (42) berhasil ditangkap di kawasan Desa Sungai Lanang Kecamatan Rawas Ulu Muratara. Usai ditangkapnya Ridwan lalu polisi melakukan pemeriksaan kepada tersangka hingga akhirnya jenazah korban Sofyan ditemukan sudah dalam kondisi tidak untuh lagi.

Kemudian, Kamis malam (15/11/2018) pelaku Fran dan Acun menyerahkan diri ke Polsek Karang Dapo Muratara. Selain itu dalam kasus ini, Polda Sumsel juga berhasil menemukan mobil jenis minibus warna hitam milik korban Sofyan. Mobil ini ditemukan, Jumat siang (16/11/2018) tergeletak di pinggir jalan di kawasan Kerinci Jambi, tepatnya di perbatasan Padang Sumatera Barat. (ded)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Avatar

Lihat Juga

Kasus Mutilasi di Penginapan Sungai Lilin, Prada ‘DP’ Diduga Siapkan Koper Untuk Mayat Fera

Palembang, KoranSN Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Minggu (19/5/2019) mengungkapkan, meskipun Prada ‘DP’ …