Jukir Pembuat Video Hoax Corona di Palembang Ditangkap

Kombes Pol Anom Setyadji menunjukkan barang bukti. (foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

‘DE’ (33), juru parkir (Jukir) di salah satu rumah sakit di Jalan Basuki Rahmat Palembang ditangkap pihak kepolisian Unit Pidana Khusus Sat Reskrim Polrestabes Palembang lantaran telah membuat dan menyebar video hoax tentang virus corona atau Covid-19.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji didampingi Kasat Reskrim, AKBP Nuryono, Senin (30/3/2020) mengatakan, tersangka ditangkap, Minggu (29/3/2020) setelah sebelumnya penyidik Unit Pidana Khusus Sat Reskrim Polrestabes Palembang melakukan penyelidikan terkait viralnya video tentang virus corona atau Covid-19 di media sosial (Medsos).

“Hasil dari penyelidikan inilah diketahui jika pembuat dan penyebar video hoax virus corona atau Covid-19 tersebut, yakni ‘DE’ hingga yang bersangkutan kami tangkap dan kami jadikan tersangka,” katanya saat gelar ungkap kasus di Mapolrestabes Palembang.

Dijelaskannya, dalam kasus ini tersangka membuat video dengan handphone ketika melihat adanya seorang pasien dibawa petugas rumah sakit dan dimasukan ke dalam mobil ambulance. Disaat tersangka ‘DE’ membuat video tersebutlah tersangka mengucapkan perkataan jika pasien yang dimasukan ke mobil ambulance adalah pasien positif corona. Padahal kenyataannya pasien yang dimaksud tersebut tidak positif corona.

Baca Juga :   Pasangan Berselingkuh di Kertapati ‘Digerebek’ Warga

“Setelah membuat video dengan durasi 2:03 menit menggunakan handphone, kemudian tersangka meng-share video tersebut di grup whatshapp yang berisi 20 orang, dan akhirnya video itu menjadi viral hingga membuat resah masyarakat,” terangnya.

Dilanjutkannya, atas perbuatan tersebut tersangka dijerat Pasal 14 ayat (1) atau Pasal 15 UU RI No. 1 Tahun 1946 Jo UU RI No. 71 Tahun 1958 dengan ancaman penjara maksimal 10 tahun.

“Kini tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Mapolrestabes Palembang guna proses hukum lebih lanjut,” tegasnya.

Lebih jauh dikatakannya, dengan adanya kasus ini maka dirinya menghimbau masyarakat untuk tidak membuat video atau postingan yang hoax di media sosial, serta juga dihimbau agar masyarakat menyaring informasi di media sosial yang tidak jelas yang dapat menimbulkan keresahan dan kepanikan di masyarakat.

“Kemudian terkait adanya wabah virus corona atau Covid-19 yang kini terjadi, kami pun menghimbau kepada masyarakat agar tidak ke luar rumah jika tidak terlalu penting serta jaga jarak, jaga kesehatan dan berolahraga. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19,” tandasnya.

Baca Juga :   Biadab! Ayah di Musirawas Cabuli Anak Kandung

Sementara tersangka ‘DE’ yang tercatat sebagai warga Jalan Ahmad Yani Kelurahan 8 Ulu Kecamatan Jakabaring enggan berkomentar banyak terkait video hoax yang telah dibuatnya tersebut.

Sembari menunduk dan meneteskan air mata, ‘DE’ mengakui perbuatannya dan dirinya menyesal telah membuat dan menyebarkan video hoax tersebut.

“Saya minta maaf, saya memang salah karena saya tidak mencari tahu dulu kepastiannya, sehingga ketika itu saya langsung membuat video tersebut menggunakan handphone. Saya melakukan itu sebenarnya hanya iseng saja. Jujur saya menyesal,” ungkap tersangka. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Temukan Rp 4 Miliar dari Penggeledahan Rumah Dinas Edhy Prabowo

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan uang sekitar Rp 4 miliar dari penggeledahan rumah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.