Kades dan Kepala Pasar Desa Ikuti Bimtek Pengelolaan Pasar Desa

Kepala BPMPD Muara Enim Drs Emran Tabrani MSi memberikan sambutan dalam acara bimtek Pengelolaan Pasar Desa. (foto/Yudi Pranata)
Kepala BPMPD Muara Enim Drs Emran Tabrani MSi memberikan sambutan dalam acara bimtek Pengelolaan Pasar Desa. (foto/Yudi Pranata)

Muara Enim, KoranSN

Wakil Bupati Muara Enim H Nurul Aman SH membuka bimbingan teknis (bimtek) Pengelolaan Pasar Desa  yang diikuti oleh kepala desa (kades) dan kepala pasar desa yang berlangsung selama tiga hari, 28 sampai 30 Maret 2016 yang ditempatkan di Hotel Griya Sintesa Muara Enim.

Dikatakan Nurul Aman, dengan berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), dimana barang-barang/produk dan jasa dari luar bebas masuk ke Indonesia sehingga tidak bisa dipungkiri akan terjadi persaingan produk lokal dan import.

“Jadi, pasar desa harus mampu melakukan revitalisasi secara komprehensif agar produk-produk lokal dan hasil-hasil industri kreatif diperdesaan dapat bersaing,”kata Nurul Aman, Selasa (29/3/2016).

Sejalan dengan hal tersebut lanjut Nurul Aman, Pemerintah Kabupaten Muara Enim menyadari perlu adanya dukungan pemerintah untuk melindungi dan memberikan dukungan pengembangan melalui pemibinaan, peningkatan kapasitas kelembagaan dan regulasi yang mendukung pengembangan pasar desa.

“Pemerintah Kabupaten Muara Enim telah melakukan berbagai upaya untuk pelestarian dan melindungi keberadaan pasar desa, diantaranya melalui pembangunan/rehabilitasi fisik bangunan pasar desa yang telah ada, penerbitan peraturan daerah Nomor 11 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Pasar Desa di Kabupaten Muara Enim serta melalui kegiatan bimbingan teknis,”ulas Nurul Aman.

Baca Juga :   1 Januari Disdukcapil Empat Lawang Tetap Layani Masyarakat

Dijelaskan Nurul Aman, sesuai dengan arah kebijakan pembangunan bahwa pembangunan ekonomi perdesaan akan lebih diarahkan pada peningkatan produk-produk pertanian perdesaan dan pemasarannya yang keduanya merupakan berbasis pada sumber daya lokal.

Diakuinya, pasar memiliki kontribusi yang besar bagi kehidupan masyarakat perdesaan, tidak hanya di bidang ekonomi tetapi juga bidang sosial dan budaya. Pasar desa pada masyarakat perdesaan dapat diartikan sebagai pintu gerbang yang mengghubungkan masyarakat tersebut dengan dunia luar. Hal ini menunjukan bahwa pasar mempunyai peranan dalam perubahan-perubahan kebudayaan yang berlangsung dalam masyarakat.

Seiring dengan telah disahkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014, keberadaan pasar desa sebagai salah satu aset desa sangat potensial dalam menumbuhkan dan mengembangkan perekonomian masyarakat perdesaan serta dapat memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan menjadi pusat interaksi sosial yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan, dan dapat memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Desa (PADesa) sehingga dapat mewujudkan otonomi desa.

Nurul Aman berharap, bimtek ini dapat bermanfaat bagi pengembangan pasar desa yang akan dikelolah, karena keberhasilan pengelolaan pasar desa tidak hanya berada di pundak pemerintah. Melainkan, tergantung bagaimana dapat memberikan kepuasan kepada para penjual dan pembeli serta inovasi dalam pengelolaan pengembangan pasar desa sesuai dengan prinsip-prinsip transparan, demokratis, akuntabel partisipatif dan berkelanjutan.

Baca Juga :   Tujuh Desa Laksanakan Pilkades Serentak

Ditambahkan, Kepala BPMPD Drs Emran Tabrani Msi, bimtek diikuti sebanyak 40 orang terdiri, 20 orang kepala desa dan 20 orang kepala pasar desa. Sasarannya, terlakasananya optimalisasi pengelolaan pasar yang memenuhi standar kuantitas dan kualitas pasar desa serta pemberdayaan dalam pengelolaan, operasional dan pengembangan pasar desa dalam rangka mewujudkan pasar yang bersih aman dan nyaman.

Masih dikatakan Emran, tujuan bimtek memberikan kemampuan kepada desa agar dapat melakukan pengembangan jaringan pasar desa serta inovasi produk hasil usaha ekonomi desa, meningkatkan kemampuan desa dalam pengelolaan dan manajemen pasar desa, dan meningkatkan kemampuan pengurus pasar desa dan kades terhadap regulasi yang berhubungan dengan pengelolaan pasar desa. (yud)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Herman Deru: Saatnya Kita Berbuat Nyata Untuk Kelestarian Alam

OKUT, KoranSN Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru mengatakan, momentum peringatan Hari Lingkungan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.