Kajari: Tidak Tertutup Kemungkinan Ada Tersangka Lagi Dalam Dugaan Kasus Korupsi Gedung AKN Disdik Muratara

Kajari Lubuklinggau, Hj. Zairida bersama barang bukti saat merilis penetapan tiga tersangka baru dugaan korupsi Gedung AKN Muratara. (foto-istimewa)

Lubuklinggau, KoranSN

Kepala Kejari (Kajari) Lubuklinggau, Hj. Zairida, Rabu (10/10/2018) mengatakan, tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya dalam dugaan kasus korupsi pembangunan gedung Akademi Komunikasi Negeri (AKN) di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tahun 2016 dengan nilai anggaran Rp 8,5 miliar.

Namun menurutnya, hal itu baru bisa dipastikan setelah Kejari melakukan pemeriksaan kepada tiga tersangka baru yang telah ditetapkan, mereka yakni; ‘FD’ sebagai Penguasa Anggaran, ‘FS’ sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan ‘FI’ selaku kontraktor proyek. Bahkan dalam waktu dekat pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan terhadap tiga tersangka baru yang telah ditetapkan tersebut.

Baca Juga :   Nurul Ditemukan Tewas di Dalam Sumur Minyak

“Untuk tindaklanjutnya kita merencanakan minggu depan akan
melakukan pemanggilan kepada ketiga tersangka yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Menurutnya, penetapan ketiga tersangka baru tersebut merupakan hasil pengembangan terhadap dua tersangka lainnya yang telah lebih dulu ditangkap yakni; Brio Al Hoir dan M. Subhan.

Lanjutnya, dalam dugaan kasus ini Kejari Lubuklinggau telah mendapatkan pengembalikan uang sebesar Rp 882 juta, menyita tiga buku tanah seluas 9 hektare dan memblokir rekening milik Brio Al Hoir (tersangka yang telah lebih dulu ditetapkan) sebesar Rp 1,2 miliar.

Baca Juga :   Eksekutor Pembunuh Sofyan Driver Taksi Online Menyerahkan Diri

“Bahkan sebelum kita menetapkan tiga tersangka baru ini, kita telah memanggil saksi sebanyak 35 orang yang diduga mengetahui proyek tersebut,” pungkasnya. (rif)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Harun Masiku Disebut Punya “Funder” Galang Dana Bagi Wahyu Setiawan

Jakarta, KoranSN Kader PDI-Perjuangan, Harun Masiku disebut memiliki penyandang dana (funder) untuk memberikan dana kepada …