Kakak Adik Pembunuh Tetangga Diringkus

Oka dan Riski (pakai baju tahanan) Dua pelaku pembunuhan terhadap Rio Pambudi (25), yang terjadi di Griya Macan Lindungan Palembang, Minggu lalu berhasil di tangkap pihak Polsek IB I Palembang, Rabu (22/7/2020). (foto-ferdinand/koransn)

Palembang, KoranSN

Pihak kepolisian Polsek IB I Palembang, Rabu (22/7/2020) menangkap kakak dan adik yang merupakan tersangka pembunuhan. Kedua tersangka tersebut, yakni; Okta Candra Dinata (28) dan Rizki Ananda (22), warga Jalan Tanjung Bubuk Perum Griya Macan Lindungan Permata Kelurahan Bukit Baru Kecamatan IB I Palembang.

Kedua tersangka yang ditangkap di Sembawa Banyuasin ini, merupakan pelaku pengeroyokan dan penikaman tetangganya sendiri, yakni korban Rio Pambudi (25), yang pembunuhannya terjadi, Minggu lalu (19/7/2020).

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji mengatakan, penangkapan tersangka hasil penyelidikan yang dilakukan pihaknya. Dimana dalam kasus ini, kedua tersangka telah mengeroyok dan menganiaya korban hingga membuat korban meninggal dunia usai ditusuk tersangka menggunakan senjata tajam jenis pisau.

Baca Juga :   Remaja Tewas Tenggelam di Sungai Musi

“Antara kedua tersangka dan korban ini bertetangga. Sedangkan untuk motif pembunuhan korban karena selisih paham,” katanya.

Masih dikatakannya, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman penyelidikan untuk mengungkap apakah dalam kasus ini ada dugaan keterlibatan orang tua kedua tersangka.

“Jadi, kasus ini masih kami dalami. Sedangkan untuk kedua tersangka yang telah ditangkap dijerat dengan Pasal 170 KUHP,” tutupnya.

Sementara tersangka Okta Candra Dinata mengaku, jika dirinya yang telah menikamkan pisau ke tubuh korban hingga membuat korban meninggal dunia. Hal tersebut dilakukannnya, lantaran khilaf ketika ribut mulut dengan korban.

“Saya tidak ada dendam dengan korban. Saya menikam korban karena saya khilaf, sebab sebelum keribuatan terjadi korban awalnya ‘melototi’ saya, kemudian menyampaikan kata kasar hingga saya tersinggung. Untuk pisau yang saya gunakan menusuk korban saya ambil dari rumah,” ungkapnya.

Baca Juga :   Sadis, Oknum Sipir Lapas Merah Mata Pukuli, Tendang & Hantam Kepala Napi dengan Besi Lonceng

Sedangkan tersangka Rizki Ananda mengatakan, disaat pembunuhan korban terjadi dirinya berperan memukul dan menendang tubuh korban.

“Korban ini mulanya melintas dengan mengendarai sepeda motor. Kemudian mata korban ‘melototi’ kakak saya (tersangka Okta Candra Dinata). Ketika itu kakak saya berkata, ‘mengapa lihat-lihat’, lalu korban menjawab ‘nak ngapo kau’. Setelah itu, kakak dan korban berkelahi,” ujarnya.

Diungkapkannya, melihat perkelahian tersebut lantas dirinya ikut mengeroyok korban.

“Selama ini kami tidak ada masalah dengan korban, dan kami tidak ada dendam. Saya ikut mengeroyok, setelah melihat kakak saya ribut dengan korban,” tutup tersangka. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Ahmad Tewas di Atas Tiang Listrik

Palembang, KoranSN Ahmad Sobri (70), warga Jalan Abi Kusno Cs Lorong Anggrek Kelurahan Kemang Agung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.