Rabu , Desember 19 2018
Home / Politik dan Pemerintahan / Kandidat Sepakat Tolak Black Campaign

Kandidat Sepakat Tolak Black Campaign

Empat pasangan calon (Paslon) Cagub dan Cawagub Sumsel, Dodi Reza Alex- HM Giri Ramanda Kiemas saat menerima surat penetapan lolos sebagai peserta Pilgub 2018 dari KPU Sumsel, Senin (12/2/2018). (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel menetapkan empat pasang Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel periode 2018-2023 yang akan bertarung pada pemilihan gubernur (Pilgub) Sumsel, 27 Juni mendatang, dalam pleno terbuka penetapan Cagub dan Cawagub Sumsel di aula KPU Sumsel, Senin (12/2/2018).

Dalam kesempatan itu, kandidat Cagub/Cawagub sepakat untuk tidak melakukan black campaign atau kampanye hitam saat pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Calon Gubernur Sumsel yang berpasangan dengan HM Giri Ramanda N Kiemas, Dodi Reza Alex menuturkan, kandidat manapun tidak boleh melakukan black campaign ataupun menjelek-jelekan calon lain.

Ia pun berkomitmen untuk tidak melakukan kampanye hitam, dan mengajak kandidat lain menerapkan politik santun pada pelaksanaan Pilgub Sumsel ini.

“Perlu kedewasan berpolitik. Intinya, tidak boleh menjelek-jelekan, apalagi menjelek jelekan daerah orang lain, itu tidak boleh. Kita harus bersikap santun dalam politik,” ujarnya.

Baca Juga :   Kadis Dikporapar Banyuasin Meninggal Dunia

Terkait nomor urut yang akan diundi, Selasa (13/2/2018) hari ini, Dodi menuturkan, akan mengikuti tahapan kampanye yang sudah ditetapkan oleh KPU.

“Nomor apa saja maknanya semua sama, yang penting bagus,” katanya.

Calon Gubernur Sumsel lainnya, Ishak Mekki juga berkomitmen tidak melakukan black campaign. Ia mengatakan, bersama Yudha Mahyuddin dan partai koalisi akan bergerak secara masif untuk bertemu masyarakat.

“Jangan ada black campaign, kita harap pilkada ini menjadi pilkada bersih,” harapnya.

Soal pengundian nomor urut, Ishak Mekki mengungkapkan nomor berapapun yang ia dapatkan pada pengundian nanti, diharapkan akan memudahkan dirinya dalam melakukan sosialisasi. Sehingga pemilih akan mengingat dirinya dengan nomor urut tersebut.

Ishak Mekki-Yudha Pratomo Mahyudin.

“Semua nomor bagus, tapi kalau mau berharap nomor yang mudah diingat oleh rakyat,” katanya.

Sementara Calon Gubernur Sumsel Aswari Rivai menolak kegiatan black campaign. Ia mengimbau calon kepala daerah mengedepankan program untuk menarik dukungan masyarakat.

Baca Juga :   Alex Noerdin: Tahun 2018 Jadi Taruhan Pengendalian Karhutla

“Hindari black campaign, mudah-mudahan dengan tidak adanya black campaign suasana Sumsel akan kondusif,” kata Kak Wari, sapaan akrab Aswari Rivai.

Untuk pengundian nomor urut, Aswari tidak mempermasalahkan. Menurutnya, berapapun nomor yang didapat akan diterima.

“Mau nomor 1,2,3,4, sama saja,” ujarnya.

Sementara itu, Cagub Herman Deru mengungkapkan, bagi pasangan HDMY nomor berapapun yang penting barokah. “Tidak ada nomor favorit,” ucapnya.

Dia menambahkan, setelah pengundian nomor urut mereka akan memanfaatkan semua pola kampanye baik berjalan berdua maupun sendiri-sendiri. “Kalau bicara potensi suara semua daerah adalah potensial semua,” katanya.

Ketika disinggung soal black campaign, Deru menuturkan, hentikan black campaign. “Kita ajak masyarakat berdemokrasi sehat. Saya pikir masyarakat bisa menilai,” tandasnya.

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Gubernur Herman Deru Minta HKTI Jaga Semangat Petani

Palembang, KoranSN DI sejumlah kesempatan, Gubernur Sumsel Herman Deru selalu bersemangat membahas soal pertanian dan ...

error: Content is protected !!