Rabu , Februari 20 2019
Home / Lacak / Kapolda Pastikan Pelaku Pembakar Lahan Diproses Hukum

Kapolda Pastikan Pelaku Pembakar Lahan Diproses Hukum

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Senin (8/10/2018) mengungkapkan, jika dirinya memastikan pelaku pembakar lahan di Sumsel dilakukan proses hukum. Bahkan saat ini 7 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kebakaran lahan dan hutan (Karhutlah) sudah dilakukan penahanan oleh Polres jajaran.

Menurut Kapolda, penahanan ke 7 tersangka tersebut dilakukan karena pihak kepolisian telah mendapatkan cukup bukti, jika para tersangka melakukan pembakaran lahan dengan sengaja.

“Bahkan dari hasil pemeriksaan penyidik, 7 tersangka tersebut mengaku jika mereka membakar lahan untuk membuka lahan persiapan musim penghujan yang dalam waktu dekat ini akan terjadi di Sumsel. Selain itu, para tersangka juga mengaku jika mereka membakar lahan saat siang dan juga malam hari,” ujarnya.

Masih dikatakan Kapolda, sedangkan untuk kasus Karhutlah yang diduga melibatkan pihak perusahaan, saat ini ada dua perusahaan di Muba dan OKI yang masih dilakukan penyelidikan dan penyidikan.

Baca Juga :   Bocah Perempuan 8 Tahun di 9 Ilir Disiram Cuka Parah

“Jadi ada dua perusahaan yang sedang kami selidiki. Namun untuk saat ini belum ada yang ditetapkan tersangka dan dilakukan penahanan. Akan tetapi, saya pastikan jika proses hukum kedua perusahaan tersebut terus dilakukan,” janjinya.

Lebih jauh Kapolda menjelaskan, dari data yang diterima pihaknya diketahui jika sejauh ini sudah 1000 lebih lahan di Sumsel yang terbakar, dan dirinya menilai jika semua lahan yang terbakar tersebut bukan akibat alam melainkan diduga sengaja dibakar.

“Dari itulah saya selalu mengingatkan Kapolres dan Kapolresta dijajaran Polda Sumsel terkait pemasangan garis polisi di setiap lahan yang terbakar. Ini dilakukan untuk penyelidikan guna mengungkap dan menangkap pelaku pembakar lahan tersebut,” katanya.

Diungkapkan Kapolda, penegakan hukum harus dilakukan kepada para pelaku pembakar lahan yang tujuannya untuk efek jerah agar kedepannya tidak ada lagi Karhutlah di wilayah Sumsel.

Baca Juga :   Lengkapi Berkas Ketua DPRD, KPK Periksa Kadis PUBM Muba

“Seperti yang kita ketahui jika dampak dari kebakaran lahan dan hutan ini menimbulkan asap yang mencemari udara. Apalagi beberapa hari yang lalu di Palembang terlihat kabut asap, bahkan hari ini (kemarin) walaupun asap tidak lagi terlihat namun kita masih merasakan adanya asap. Untuk itulah, proses penyelidikan kasus Karhutlah yang terjadi di Sumsel saya pastikan dilakukan oleh penyidik,” paparnya.

Lanjut Kapolda, selain pihaknya melakukan penegakan hukum kepada pelaku-pelaku pembakar lahan. Polda Sumsel dan jajaran juga mengerahkan Satgas darat untuk memadamkan titik-titik api di lahan yang terbakar.

“Satgas darat dari kepolisian yang saat ini berada di lapangan masih terus melakukan penanggulangan dan pencegahan bersama dengan Satgas dari instansi lainnya, dan Alhamdulillah dua hari ini hujan telah turun hingga sangat membantu petugas di lapangan yang sedang memadamkan titik api,” tutup Kapolda. (ded)

Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Saat Tidur Pulas, Bindes di Ogan Ilir Diperkosa dan Dianiaya

Indralaya, KoranSN Sungguh malang nasib seorang bidan desa (Bides) berinisial ‘L’ (25), yang bertugas di ...