Home / Headline / Kapolda Perintahkan Tangkap Hidup Atau Mati Perampok Toko Emas di Muara Enim

Kapolda Perintahkan Tangkap Hidup Atau Mati Perampok Toko Emas di Muara Enim

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara (Foto-Humas Polda Sumsel)

Palembang, KoranSN

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Jumat (12/1/2018) geram dengan empat perampok bersenjata api yang melancarkan aksi di Toko Gelumbang Jaya dan Toko Permata yang berlokasi di Pasar Pagi Gelumbang Muara Enim, Kamis pagi (11/1/2018).

Untuk itu Jenderal Bintang Dua ini memerintahkan anggotanya dan Polres Muara Enim menangkap dua pelaku, yang belum tertangkap hidup atau mati.

“Jatanras Polda Sumsel kami turunkan untuk membantu Polres Muara Enim mengejar dan menangkap dua pelaku yang belum tertangkap. Dalam pengejaran ini, tangkap hidup atau mati kedua pelaku itu. Sedangkan dua pelaku lainnya telah diamankan usai tertangkap warga,” tegas Kapolda.

Kapolda sangat menyayangkan di Sumsel masih ada aksi kejahatan perampokan bersenjata api. Padahal pihak kepolisian sebelumnya telah melakukan berbagai operasi atau razia diantaranya, operasi senjata api ilegal.

“Untuk itu kami selalu ikhtiar dengan keras menindak tegas para pelaku kejahatan dan kekerasan ini. Para pelakunya, kami libas kami sikat,” ujarnya.

Lanjut Kapolda, dari aksi perampokan toko emas tersebut, pihak kepolisian saat ini telah mendapatkan sejumlah barang bukti diantaranya peralatan yang digunakan empat pelaku untuk merampok.

“Selain itu polisi juga mengamankan satu senjata api rakitan dari dua pelaku yang tertangkap warga,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, dua toko emas di Pasar Pagi Gelumbang Muara Enim yakni, Toko Gelumbang Jaya milik Purwanto dan Toko Permata milik Zainaal, Kamis pagi (11/1/2018) disatroni empat pelaku perampok menggunakan senjata api yang datang dengan mengendarai dua sepeda motor.

Dari kejadian tersebut, perampok berhasil membawa kabur 9 Kg emas. Aksi perampokan ini membuat heboh masyarakat di kawasan Pasar Pagi Gelumbang, sehingga saat para pelaku hendak melarikan diri usai melancarkan aksi, dua pelaku terjatuh dari sepeda motor hingga tertangkap warga.

Kedua perlaku tersebut yakni; Sudikdo warga Purwokerto dan Refi warga Pendopo Empat Lawang. Dari kedua pelaku, salah satunya yakni Sudikdo yang berperan mengendarai sepeda motor tewas usai menjadi amukan warga.

Sementara dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor dengan membawa hasil rampokan. Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengejaran.

Informasi yang dihimpun, kedua perampok ini berhasil diamankan warga dan petugas karena senjata api yang mereka gunakan untuk merampok sempat terjatuh ke tanah. Oleh karena itu, warga langsung mengamankan kedua pelaku.

Pemilik Toko Gelumbang Jaya, Purwanto (49) mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB pagi. Pelaku langsung datang menggunakan sepeda motor sembari menodongkan senjata api.

“Para pelaku masuk ke toko saya dan menguras emas sebanyak 1 Kg. Sedangkan dari Toko Permata, sebanyak 8 Kg emas. Total kerugian keseluruhan Rp 5,4 miliar. Belum lagi, uang tunai Rp 50 juta dan Rp 20 juta milik Ratmi (37), warga Bakung yang saat kejadian berada di dalam toko emas hendak membeli emas,” terangnya.

Diketahui para pelaku diduga kawanan perampok lintas daerah yang berasal dari Empat Lawang dan Belitang OKU Timur. (ded/foy)

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Kapolda Sumsel Menduga Karhutlah di OKI Sengaja Dibakar

Palembang, KoranSN Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Kamis (19/7/2018) mengatakan, jika dirinya menduga kebakaran ...

error: Content is protected !!