Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020
Home / Headline / Kapolda: Siswa Taruna yang Kembali Tewas Alami Kekerasan

Kapolda: Siswa Taruna yang Kembali Tewas Alami Kekerasan

Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli. (foto-ferdinand/koransn)

Palembang, KoranSN

Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli, Minggu (21/7/2019) menegaskan, dirinya yakin jika satu siswa SMA Taruna Indonesia Palembang yang kembali tewas dikarenakan korban mengalami kekerasaan. Untuk itulah saat ini pihak kepolisian melakukan penyelidikan guna mencari dan mengungkap pelakunya.

Menurut Kapolda, dalam kasus korban yang sempat kritis dan dirawat di rumah sakit lalu meninggal dunia ini, berbeda dengan kasus sebelumnya dengan tersangka Obby Frisman (24), selaku Pembina MOS SMA Taruna Indonesia Palembang yang beberapa waktu lalu telah ditetapkan menjadi tersangka tunggal.

“Jadi ada dua korban yang meninggal dunia. Untuk korban yang pertama tersangkanya sudah ditetapkan dan tersangkanya tunggal. Nah, kalau untuk korban yang baru meninggal dunia ini, walaupun masih serangkaian yakni dalam kegiatan MOS, namun pelakunya berbeda dengan kasus yang pertama. Dari itu saat ini penyidik masih mencari pelakunya. Namun saya yakin, korban meninggal dunia karena mengalami kekerasan,” ungkap Kapolda.

Masih dikatakan Kapolda, dalam mencari siapa pelaku yang melakukan penganiayaan dengan kekerasan hingga membuat siswa yang merupakan warga Plaju Kota Palembang tersebut meninggal dunia, dilakukan pihak kepolisian dengan penyelidikan.

“Tewasnya korban ini tentunya tidak jauh dari kejadian sebelumnya, dan kini kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti,” terangnya.

Baca Juga :   KPK Akan Periksa Sejumlah Kepala Dinas di Muba

Lebih jauh dikatakan Kapolda, dalam proses penyelidikan yang kini dilakukan, tentunya bertujuan untuk mengungkap siapa pelakunya.

“Sudah menjadi tugas kami selaku petugas kepolisian untuk mengungkap pelaku tersebut. Jadi, kami masih menyelidiki guna mengungkap apa yang sebenarnya terjadi,” tandas Kapolda.
Diberitakan sebelumnya, setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Charitas Palembang akhirnya satu siswa SMA

Taruna Indonesia Palembang yang berusia 14 tahun warga Plaju Palembang, Jumat malam (19/7/2019) meninggal dunia. Dengan tewasnya korban maka jumlah korban yang tewas diduga akibat kekerasan dalam MOS SMA Taruna Indonesia Palembang bertambah, sebab sebelumnya satu siswa berusia 14 tahun warga Tulung Selapan OKI juga telah tewas.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli, Sabtu (20/7/2019) mengungkapkan, jika dirinya telah mendapatkan informasi jika ada satu siswa SMA Taruna Indonesia Palembang yang kembali meninggal dunia. Terkait hal tersebut maka saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalam penyelidikan.

“Kami masih mendalaminya dengan melakukan pengumpulan data dan pemeriksaan saksi-saksi. Sekarang penyidik masih melakukan penyelidikan guna mengungkap kasus satu siswa yang kembali meninggal dunia ini,” tandas Kapolda.

Terpisah, Pihak Yayasan Gani Nusantara (SMA Taruna Indonesia Palembang) melalui kuasa hukumnya, Sihat Judin SH MH mengatakan, jika pihak yayasan dan sekolah menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya satu siswa yang sebelumnya di rawat di Rumah Sakit Charitas Palembang.

Baca Juga :   Tiga Warga PALI Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional

“Pihak sekolah ditemani saya sudah membesuk saat korban pertama kali dirawat di ruang ICU RSI RK Charitas Palembang. Kami juga sudah menyampaikan permohonan maaf kepada Pak Suwito dan istri (orang tua korban) serta pengacaranya atas insiden tersebut (adanya penganiayaan) hingga membuat korban dirawat dan akhirnya meninggal dunia,” kata Sihat.

Menurutnya, pihak yayasan segera mendatangi pihak keluarga korban, termasuk juga keluarga korban yang sebelumnya telah lebih dulu meninggal dunia untuk mengucapkan belasungkawa serta pemberian uang duka cita.

Untuk diketahui, sebelumnya dalam kasus ini, siswa berusia 14 tahun warga Tulung Selapan OKI telah lebih dulu meninggal dunia. Terkait tewasnya korban, pihak kepolisian Sat Reskrim Polresta Palembang saat itu telah menetapkan Obby Frisman (24), warga Jalan Madya Sekarjaya Baturaja Timur selaku Pembina MOS SMA Taruna Indonesia Palembang menjadi tersangka tunggal.

Dan baru-baru ini, seorang siswa SMA Taruna Indonesia Palembang berusia 14 tahun warga Plaju Palembang yang juga diduga korban kekerasan dalam kegiatan Masa Orientasi Siswa di sekolah tersebut tewas usai sebelumnya dirawat di rumah sakit dengan kondisi kritis. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

WNA Thailand dan Pasangan Mesum Terjaring Razia

Palembang, KoranSN Sebanyak 23 orang tanpa mengantongi indentitas yang diantaranya Warga Negara Asing (WNA) dari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.