Home / Seputar Polresta / Kapolda Sumsel: Tindak Tegas Korporasi dan Perorangan Pembakar Lahan

Kapolda Sumsel: Tindak Tegas Korporasi dan Perorangan Pembakar Lahan

Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli. (foto-ferdinand/koransn)

Palembang, KoranSN

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Firli, Rabu (18/9/2019) menegaskan, jika Polda Sumsel pasti menindak tegas para pelaku pembakar lahan baik korporasi maupun perorangan yang terbukti melakukan tindak pindana dalam kasus pembakaran lahan dan hutan di Sumsel.

Menurut Kapolda, untuk pelaku pembakar lahan dari perorangan saat ini sudah banyak yang diproses hukum, diantaranya ada di Ogan Ilir, Baturaja, Banyuasin dan Muba. Selain itu, juga ada satu korporasi yang masih dalam penyidikan.

“Para pelaku kita tindak tegas, dan itu sudah dilakukan Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumsel,” ujar Irjen Pol Firli.

Namun Kapolda belum dapat menyampaikan siapa saja nama-nama pelaku pembakar lahan yang saat ini sedang diproses hukum tersebut.

“Ini kan data, jadi saya tidak mau menyebutkan nama-namanya. Apalagi saat ini masih dalam tahap penyidikan, nanti kalau sudah selesai penyidikan baru kita rilis,” ungkapnya.

Masih dikatakan Kapolda, dalam tahap penyidikan ini penyidik masih melakukan serangkaian kegiatan dengan mengumpulkan katerangan saksi dan barang bukti guna membuat terang suatu perkara.

Baca Juga :   2 Rumah di Sekojo Hangus Terbakar, 1 Korban Tewas Terpanggang Api

“Namun yang jelas, subyek hukum dalam perkara ini, ada orangnya ataupun korporasi,” tegas Kapolda.

Lebih jauh dikatakan Kapolda, selain penegakan hukum dilakukan, Polda Sumsel dan jajaran juga bekerja sama dengan TNI, Pemda dan Satgas Karhutla di Sumsel melakukan pemadaman Karhutla, pencegahan dan sosilisasi.

“Bahkan terkait kebakaran lahan dan hutan ini, sudah empat kali saya mendatangi lokasi lahan yang terbakar, dimana lokasinya jauh yakni di kawasan Muba. Kemudian saya juga telah meninjau daerah-derah yang rentan terjadinya kebakaran lahan, diantaranya seperti di Ogan Ilir. Namun, meskipun semua langkah telah dilakukan, tentunya kita secara bersama-sama juga harus melakukan ikhtiar dan berdoa,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, penyidik Subdit Tipidter (Tindak Pidana Tertentu) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel, Selasa (17/9/2019) menetapkan Direktur Oprasional PT BHL berinisial ‘AK’ sebagai tersangka kasus pembakaran lahan. Demikian dikatakan Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi.

Menurutnya, PT BHL merupakan perusahaan perkebunan yang mengelola kawasan hutan produksi di Lalan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Ditetapkannya ‘AK’ sebagai tersangka berdasarkan hasil penyelidikan terkait kebakaran lahan di perusahaan tersebut yang belum lama ini terjadi.

Baca Juga :   Gudang Barang Bekas di Talang Buruk Terbakar, Warga Panik Dengar Suara Ledakan

“Hasil penyelidikan terjadinya kebakaran lahan tersebut ditemukan bukti jika ‘AK’ selaku Direktur Oprasional PT BHL dianggap lalai dalam mencegah terjadinya kebakaran di lahan perusahaan tersebut. Maka dari itulah kami menetapkan ‘AK’ sebagai tersangka kasus kebakaran lahan,” tegasnya.

Masih dikatakannya, hasil dari penyelidikan juga diketahui jika tersangka ‘AK’ hanya menyiagakan 6 orang petugas untuk menjaga lahan seluan 2.500 hektare.

“Jadi tersangka selaku Direktur Oprasional ini, hanya menyiagakan 6 petugas menjaga lahan seluas tersebut. Maka dari itulah saat kebakaran lahan terjadi di perusahaan tersebut, api dengan cepat meluas,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakannya, dalam kasus kebakaran lahan dan hutan tersebut saat ini penyidik Subdit Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel telah memasang garis polisi di lahan yang terbakar.

“Guna kepentingan penyidikan di lokasi lahan yang terbakar saat ini sudah kami pasang police line,” tandasnya.

Lanjutnya, selain menetapkan tersangka dari pihak perusahaan, saat ini juga ada 24 tersangka dari perorangan yang diproses hukum. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

78 Rumah di Karang Anyar Terbakar

Palembang, KoranSN Sekitar 78 unit rumah yang berlokasi di tiga lorong, yakni Lorong Kayu Bulat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.