Home / Lacak / Kapolresta: Jika Tertembak Proyektil Anggota, Polisi Siap Tanggungjawab

Kapolresta: Jika Tertembak Proyektil Anggota, Polisi Siap Tanggungjawab


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Kapolresta Palembang, AKBP Wahyu Bintono Hari Bawono. (foto-d0k-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Kapolresta Palembang, AKBP Wahyu Bintono Hari Bawono, Senin (12/12/2016) mengatakan, jika hasil uji balistik proyektil peluru yang bersarang di kaki kiri korban M Rafael (3) saat insiden baku tembak terjadi adalah milik anggotanya, ia berjanji akan siap bertangungjawab sepenuhnya.

Namun, dirinya yakin jika proyektil peluru yang melukai korban adalah milik anggota Sat Reserse Narkoba Polresta Palembang yang melakukan penggerebekan di rumah bandar sabu berinisial ‘CE’ di Lorong Manggis Tangga Buntung beberapa waktu lalu tersebut.

“Hal itu dikarekan kita masih menunggu uji balistik proyektil peluru dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polda Sumsel. Secepatnya, uji balistik proyektil akan segera dikeluarkan Puslabfor sehingga kita dapat mengetahui dari jenis apakah dan milik siapakah proyektil peluru yang bersarang di kaki korban Farel tersebut,” jelasnya.

Baca Juga :   Densus 88 & Polda Cegah Aksi Sel Terorisme di Sumsel

Dilanjutkannya, untuk mengungkap kasus peluru nyasar saat penggerebekan bandar sabu ini, semua jajaran baik dari Sat Reskrim, Sat Intelkam, dan Narkoba Polresta Palembang sudah membentuk tim khusus guna menyelidiki kasus ini.

“Bukti-bukti yang sudah dikumpulkan nantinya akan menjadi pertimbangan  tim dam menyelidiki kasus ini secara menyeluruh. Semoga kasus ini, segera terungkap dan dapat segera kita ketahui proyektil milik siapa yang sempat bersarang dikaki korban,” jelasnya.

Sementara Kasat Reserse Narkoba Polresta Palembang, AKP Rudiansyah menuturkan, meskipun terduga bandar berinisial ‘CE’ berhasil kabur dalam penggerebekan tersebut. Namun dari lokasi penyergapan anggotanya berhasil mengamankan satu paket kecil sabu dari kediaman ‘CE’.

“Di lokasi, kita juga mengamankan sejumlah barang bukti senjata tumpul yang digunakan untuk melawan anggota, seperti 3 tombak runcing, satu parang dan sejumlah senjata tumpul lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga :   Ungkap Kasus Sri Ekawati, Polisi Terkendala Kurangnya Informasi

Dijelaskan Rudiansyah, penggerebekan yang dilakukan jajarannya sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). “Penggerebekan dilakukan saat kita mendapatkan informasi, jika di kediaman ‘CE’ diduga sedang digelar pesta narkoba. Dari itulah, anggota langsung menyasar lokasi dan melakukan penggrebekan,” jelasnya.

Menurut Rudiansyah, terduga bandar berisisial ‘CE’ itu sempat berhasil ditangkap anggota. Namun karena ada perlawan dari oknum warga sehingga ‘CE’ memanfaat keadaan untuk melarikan diri. “Sekarang kita masih fokus melakukan pengejaran terhadap terduga bandar sabu itu,” akunya.

Terkait adanya korban salah tembak, lanjut Rudiansyah, saat ini kondisi korban sudah baik dan sudah dibawah pulang pihak keluarga. “Tadi pagi korban sudah di bawa pulang dan kondisinya sudah berangsur pulih,” tandasnya. (den)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Decky Canser

Avatar

Lihat Juga

2 Begal Todong 2 Gadis ABG di Pangkalan Lampam OKI dengan Parang

Kayuagung, KoranSN Dua pelaku begal menggunakan senjata tajam jenis parang menodong dua gadis masih ABG …