Kapolsek Kemuning: Berkas Dugaan Penganiayaan Sudah Dilimpahkan

Kapolsek Kemuning AKP Rahmat Solihin. (foto-dedy/koransn.com)
Kapolsek Kemuning AKP Rahmat Solihin. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang KoranSN

Kapolsek Kemuning AKP Rahmat Solihin, Jumat (7/10/2016) mengungkapkan, jika berkas perkara dugaan kasus penganiayaan dengan terlapornya Drs Muslim Amin (66), kini telah dilimpahkan penyidik Polsek Kemuning ke kejaksaan.

Menurut Kapolsek, pelimpahan berkas perkara dilakukan setelah penyidik memeriksa saksi-saksi guna melengkapi berkas perkara dugaan penganiayaan yang dialami korban RM Nasir Aminuddin (50).

“Ya, berkas perkaranya sudah kita limpahkan ke kejaksaan,” tutup Kapolsek.

Diberitakan sebelumnya, terlapor Drs Muslim Amin, warga Jalan Salam RT 21 RW 09 Kelurahan 9 ilir Kecamatan IT II dilaporkan korbannya RM Nasir Aminuddin ke Polsek Kemuning.

Dikatakan korban RM Nasir Aminuddin, kejadian dugaan penganiayaan yang dialaminya terjadi pada Minggu 11 September pukul 21.00 WIB di kantor yayasan salahsatu Masjid yang berada di kawasan Sekip Bendung Palembang.

Dimana saat kejadian, kata korban, terlapor Drs Muslim Amin yang menjabat sebagai ketua yayasan salahsatu Masjid di Sekip Bendung Palembang diduga terlibat debat pendapat dengannya hingga berujung terlapor memukul korban.

Baca Juga :   Perampok di Dinas Perkim Muara Enim Dilumpuhkan Timah Panas

Untuk itulah, usai kejadian dirinya melapor ke Polsek Kemuning dengan nomor laporan kepolisin: TBL/116-B/IX/2016/POLRESTA/SEK KMG.

“Ketika kejadian terlapor langsung memukul wajah saya hingga membuat bibir bagian bawah dan bibir atas saya pecah. Selain itu rahang saya menderita memar serta luka bengkak. Bahkan atas kejadian ini, saya juga sudah divisum dan dua orang saksi yang melihat kejadian tersebut juga telah di BAP pihak kepolisian,” ungkap korban baru-baru ini.

Menanggapi laporan korban, Kapolsek Kemuning AKP Rahmat Solihin sebelumnya telah mengatakan, jika dirinya memastikan jika laporan korban ditindaklanjuti Polsek Kemuning.

“Laporan korban dengan terlapor Drs Muslim Amin sudah ditindaklanjuti, untuk terlapornya memang tidak ditahan. Hal ini dikarenakan terlapornya sakit dan usianya sudah tua yakni, berumur lebih dari 60-an. Meskipun demikian, terlapor diwajib laporkan. Selain itu pihak keluarganya juga ada yang menjamin dari itulah terlapor tak ditahan,” kata Kaposek.

Baca Juga :   Ditabrak Pelajar, Warga Sekip Jaya Tewas

Masih dikatakan Kapolsek, walaupun terlapor tidak dilakukan penahanan tapi untuk penanganan perkaranya hingga kini terus berjalan dan penyidik Sat Reskrim Polsek Kemuning masih melengkapi berkas perkaranya.

“Tentunya laporan korban kita tangani sesuai prosedural. Nanti jika berkas perkaranya sudah lengkap, barulah berkasnya kita limpahkan ke jaksa,” tutup Kapolsek, waktu itu. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Decky Canser

Avatar

Lihat Juga

PK Kembali Panggil Dua Pegawai WIKA Kasus Jembatan Waterfront City

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu kembali memanggil dua pegawai PT Wijaya Karya (WIKA) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.