Selasa , Oktober 23 2018
Home / Kota Musi / Kasihan, Leony dan Iva Herman Deru Serahkan Kukang Langka ke BKSDA

Kasihan, Leony dan Iva Herman Deru Serahkan Kukang Langka ke BKSDA

Leony Marezza Putri dan Ratu Tenny Leriva saat menyerahkan hewan langka jenis kukang ke BKSDA. (foto-humas pemprov)

Palembang, KoranSN

Inisatif dua putri Gubernur Sumsel Herman Deru, Leony Marezza Putri dan Ratu Tenny Leriva menyerahkan hewan langka jenis Kukang ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Selasa (9/10/2018) patut diacungi jempol. Aksi ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat lainnya yang masih menyimpan hewan langka secara pribadi.

“Waktu itu kami ke Pasar Burung rencananya mau beli ikan hias, suami saya iseng-iseng tanya ke pedagang apakah menjual Burung Hantu. Tapi malah pedagang itu mengeluarkan kotak sepatu dan menawarkan kuskus,” ujar Leony.

Karena penasaran, kata dia, ia dan suaminya Bustarosa pun langsung membuka kotak sepatu tersebut. Terkejutlah ia Ketika melihat dalam kotak itu ada hewan kukang. Melihat hewan itu suaminya pun memberitahu jika Kukang itu merupakan hewan langka yang dilindungi dan jika sengaja memeliharanya bisa dikenakan sanksi.

Baca Juga :   Sambut Tim OCA, Pengecer BBM di Jalanan Disterilkan

“Kami kasihan, dan tahu juga kalau kukang ini dilindungi. Kasihan diperjualbelikan seperti itu, jadi kami beli Rp350 ribu dan serahkan ke petugas BKSDA,” tambah dia.

Leony juga berharap, kedepan agar pihak yang berwenang dapat melakukan giat razia secara rutin di Kota Palembang agar hewan-hewan langka yang dilindungi bisa tetap terjaga dan tidak punah.

Sementara itu, Kasubag Tata Usaha BKSDA Provinsi Sumsel Sunyoto menjelaskan, jika Kukang yang diserahkan secara sukarela ini berjenis kelamin perempuan. Selain itu, Kukang tersebut juga termasuk hewan yang dilindungi dan ada sanksi jika memang diperdagangkan maka dapat dipenjara sampai 5 tahun dan denda Rp 100 juta.

“Kukang termasuk hewan yang dilindungi sesuai Undang-Undang Nomor 5 tahun 1990. Penyebaran hewan ini sendiri hanya ada di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa,” ungkap Sunyoto.

Baca Juga :   Pemkot Bentuk Tim Khusus Kelola Pasar 16

Dikatakan dia, setelah hewan ini diserahkan kepada pihaknya selanjutkan akan dirawat untuk dicek fisiknya terlebih dahulu oleh dokter hewan di BKSDA Sumsel. Kemudian, jika fisiknya sudah benar-benar sehat baru dapat dilepasliarkan.

“Kalau fisiknya sehat nantinya akan kita lepasliarkan di kawasan Suaka Margasatwa Padang Sugihan di Banyuasin,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat di Sumsel jika warga dilarang menangkap dan memilihara satwa langka, salah satunya Kukang. Untuk itu, apabila menemukan masyarakat dapat menyerahkan ke pihaknya agar nanti dilakukan rehabilitasi dan dilepasliarkan kembali.

“Bagi masyarakat yang masih menyimpan atau memelihara Kukang atau pun satwa langka lainnya kami himbau agar lebih baik menyerahkan ke BKSDA Sumsel,” tutupnya. (awj/rel/***)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Gubernur, Wagub dan Kapolda Sumsel Ikut Jalan Sehat Bersama Ribuan Warga Palembang (FOTO)

Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel Herman Deru – Mawardi Yahya, kapolda Sumsel Zulkarnain Adinegara ikut ...

error: Content is protected !!