Senin , Desember 17 2018
Home / Lacak / Kasus Bocah SD Tewas Diduga Akibat Imunisasi Terus Berlanjut

Kasus Bocah SD Tewas Diduga Akibat Imunisasi Terus Berlanjut

Tampak staff Puskesma 7 Ulu saat menjalani pemeriksaan di raung Sat Reskrim unit Pidsus Polresta Palembang. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Kasus dugaan imunisasi yang merenggut nyawa bocah sekolah dasar bernama Jumiani (9), terus berlanjut. Kasus ini menjadi sorotan, setelah, Jumat pagi lalu (10/11/2017) suntik imunisasi BIAS yang diselenggarakan Puskesmas 7 Ulu ditiap sekolah di Palembang ini menelan korban jiwa.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, Kamis (7/12/2017) mengatakan, Polresta Palembang melalui Sat Reskrim Unit Pidana Khusus (Pidsus), Rabu kemarin (6/12/2017) melakukan pemanggilan terhadap Kepala Puskesmas 7 Ulu, dr Rusnita beserta staf untuk dilakukan pemeriksaan.

“Kasus ini masih dalam proses pemeriksaan dan untuk pemeriksaan terkait imunisasi yang diselenggarakan oleh pihak Puskesmas 7 Ulu tersebut, memang telah dilakukan penyidik,” ujar Wahyu Bintono.

Baca Juga :   Dua Pelaku Pencuri Motor Bocah SD Ditangkap

Dilanjutkannya, pemeriksaan masih berupa keterangan saksi, dan akan memanggil juga saksi ahli untuk mengerucutkan permasalahan ini.

Kepala Puskesmas 7 Ulu saat menjalani pemeriksaan.

“Untuk sementara masih sebagai saksi, penyidik juga masih perlu mengumpulkan bukti-bukti serta keterangan saksi ahli. Kita akan melakukan itu, guna mengerucutkannya hingga permasalahan ini selesai,” terangnya.

Diungkapkannya, pihaknya akan menindak siapapun yang terlibat didalamnya jika terbukti tewasnya seorang bocah yang tinggal di Jalan Panca Usaha Lorong Parlopa RT 55 RW 12 No 31/2621 Kelurahan 15 Ulu Kecamatan SU I akibat kelalaian atau keteledoran.

Baca Juga :   BNNP Sumsel Gagalkan Peredaran 17 KG Sabu di Kota Palembang, Dua Tersangka Di Tembak Mati

“Tentunya penyidik masih terus mendalami penyebab kematian korban, jika nanti ditemukan adanya kelalaian atau keteledoran, baik dari pihak puskesmas atapun dinas kesehatan itu sendiri pasti akan dilakukan tindak tegas,” tegasnya.
Menurutnya, ada 10 hingga 12 pertanyaan yang dilayangkan penyidik kepada para saksi.

“Ya kita bersabar dulu, karena sedang dalam prosesnya. Kita berdoa ini segera terungkap, dan mendapatkan hasil yang terbaik,” tutupnya. (den)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kapolda Minta Hakim Hukum Mati Acun & Ridwan Pembunuhan Sadis Driver Taksi Online

Palembang, KoranSN Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, berkas perkara Acundra alias Acun dan ...

error: Content is protected !!