Kasus Suap Sengketa Pilkada Palembang 2013 Kembali Mencuat

Mantan Sekda Palembang, Ucok Hidayat saat diwawancarai awak media usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK di ruang Sat Reskrim Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polresta Palembang, Rabu (24/1/2018). (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Kasus suap sengketa Pilkada Kota Palembang tahun 2013 lalu yang menetapkan mantan Walikota Palembang, Almarhum Romi Herton dan istrinya Masyito menjadi tersangka kini kembali mencuat. Pasalnya, Rabu (24/1/2018) tim penyidik Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah saksi di Polresta Palembang terkait kasus tersebut.

Salah satu yang diperiksa KPK, mantan Sekda Kota Palembang, Ucok Hidayat ditemui usai pemeriksaan mengatakan, jika pemeriksaan yang dijalaninya tersebut benar terkait kasus penyuapan Pilkada tahun 2013 yang menjerat mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar dan mantan Walikota Palembang, Romi Herton.

“Sejumlah pertanyaan oleh KPK, bertujuan untuk mendalami keterlibatan orang-orang yang terlibat dalam sengketa Pilkada di tahun 2013 lalu,” katanya.

Baca Juga :   Bertambah 51, Covid-19 di Sumsel Tembus 278 Kasus

Menurut Ucok, pemeriksaan dirinya oleh KPK hanya sebagai saksi. Sebab saat kasus suap itu terkuak, dirinya menjabat sebagai Sekda Kota Palembang.

“Kapasitas saya waktu itu sebagai Sekda Palembang, makanya saya dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Panggilannya melalui surat satu minggu lalu,” ungkapnya.

Pemeriksaan terhadap Ucok sendiri terbilang cepat. Ucok mengaku hanya dicecar empat pertanyaan oleh penyidik KPK.

“Pertanyaannya sama seperti sebelumnya, tentang Muchtar. Sekitar empat atau lima pertanyaan. Karena saya tidak tahu dan tidak kenal dengan Muchtar Effendi. Makanya tidak diteruskan,” akunya.

Selain Ucok, turut diperiksa mantan Kabag Umum Pemkot Palembang yang kini menjabat sebagai Sekertaris Dinas Pariwisata Palembang, Raymond Lauri dan mantan Ketua KPU Kota Palembang, Eftiyani.

Baca Juga :   Peduli Wartawan "Covid-19", Herman Deru Bagi-Bagi Masker dan Hand Sanitizer

Berbeda dengan Ucok yang membeberkan secara gamblang, sedangkan Raymon hanya mengaku jika dalam pemeriksaan dirinya hanya ditanya mengenai data diri dan beberapa pertanyaan lain. Selebih itu ia enggan menjawab pertanyaan wartawan terkait pemeriksaan dirinya.

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Diresmikan MenPAN-RB, Palembang Miliki Mall Pelayanan Publik

Palembang, KoranSN Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (MenPAN-RB), Tjahjo Kumolo hadir …