Home / Kota Musi / Kawasan Kumuh Disulap Jadi Kampung Mural

Kawasan Kumuh Disulap Jadi Kampung Mural

Sukseskan Asian Games di Jakarta dan Palembang Tahun 2018
Walikota Palembang, H Harnojoyo saat meresmikan destinasi wisata baru Kampung Mural Gudang Boencit. (foto-ist)

KAWASAN Gudang Boencit yang berada di wilayah 29 llir Kecamatan llir Barat II yang dulunya merupakan tempat yang tidak terawat bahkan bisa dibilang kumuh, lantaran penuh dengan sampah dan binatang liar seperi ular, biawak. Kini disulap menjadi destinasi wisata baru penuh warna dengan diberi nama Kampung Mural Gudang Boencit .

Lokasi yang tepat berada di tepian sungai musi ini semakin Indah dengan latar belakang pemandangan sungai dan jembatan musi VI dan ditambah deretan warna warni pada tembok bangunan. Dimana, setiap tembok dihiasi dengan gambar dan lukisan 3 dimensi dan sangat cocok untuk dijadikan spot berfoto.

Peresmian Kampung Mural Gudang Boencit ini dilalukan lagsung oleh Walikota Palembang, H Harnojoyo, Senin (12/2/2018) dengan didampingi Direktur Utama PT Dulux selaku produsen cat yang turut serta dalam pewarnaan mural tersebut.

Walikota Palembang, H Harnojoyo mengatakan, diresmikannya kawasan ini diharapkan bisa menambah salah satu destinasi wisata keluarga untuk masyarakat Kota Palembang.

Harnojoyo foto bersama warga di Gudang Boencit.

“Ini upaya kita memanjakan masyarakat dengan destinasi wisata baru yang luar biasanya. Dimana tempat yang sebelumnya merupakan tempat yang sangat tidak layak, penuh sampah, bahkan binatang liar. Namun kita lihat sekarang menjadi sangat Indah, silahkan manfaatkan tempat ini dan mari jaga sama-sama fasilitas yang sudah ada,” ungkap Harnojoyo.

Harnojoyo menambahkan, dirinya sangat mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam menjadikan kampung mural Gudang Boencit ini hingga seperti sekarang.

“Terimakasih kami ucapkan kepada pemilik lahan pak Taslim yang merelakan lahannya untuk dijadikan tempat wisata, terimkasih juga kepada PT Dulux yang membuat kampung ini lebih berwarna dan juga kepada pak lwan Harda selaku mempelopori dibukanya lokasi ini,” ujarnya.

Sementara, salahsatu warga RT 09 kelurahan 29 llir, Yani (34) mengaku sangat senang dengan keberadaan kampung mural ini, lantaran selain tempat menjadi warna warni juga digadang akan banyak masyarakat yang berkunjung.

“Kami sangat senang sekali, dulu boro-boro mau kesini, lewat saja takut karena banyak ular dan biawaknya, sekarang setiap hari kami bakal ke lokasi ini,” pungkasnya. (rgn)

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Disayangkan, Masih Ada Anjal Isap Lem di Seputar Pasar 16 Ilir Jelang Asian Games

Palembang, KoranSN Dua hari mendatang Palembang bakal jadi sorotan seluruh Asia. Kota yang akan menghelat ...

error: Content is protected !!