Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020
Home / Headline / Keberangkatan Calon Jamaah Umroh Abu Tours Tidak Menghapus Proses Hukum

Keberangkatan Calon Jamaah Umroh Abu Tours Tidak Menghapus Proses Hukum

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. (foto-humas polda sumsel)

Palembang, KoranSN

Meskipun semua calon jamaah umroh nantinya diberangkatkan oleh pihak Abu Tours ke tanah suci Mekkah, tentunya hal tersebut tidak akan menghapus proses hukum terkait dugaan penipuan para calon jamaah yang telah membuat laporan kepolisian ke Polda Sumsel. Demikian ditegaskan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Selasa (27/2/2018).

Diungkapkan Kapolda, bahkan guna kepentingan penyelidikan, penyidik kini telah melakukan penggeledahan di Kantor Abu Tours Cabang Palembang di Jalan Inspektur Marzuki No 1616 Pakjo Palembang.

“Jadi terkait informasi jika pihak Abu Tours akan memberangkatkan para calon jamaah umroh, itu bagus dan Alhamdulillah. Karena polisi kan melindungi para korban yang tidak diberangkatkan umroh. Tapi, walau calon jamaah nantinya diberangkatkan, tentunya tidak akan menghapus proses hukum yang kini sedang diselidiki Polda Sumsel,” tegasnya.

Menurut Kapolda, dari hasil penyelidikan dalam dugaan kasus ini diketahui jika uang para calon jamaah umroh yang telah disetorkan, diduga digunakan Abu Tours untuk kebutuhan yang lain. Dari itu dirinya menilai dalam dugaan kasus ini ada unsur pidana penipuannya.

“Penyidik sudah mendapatkan garisnya. Sebab, dalam pidana penipuan itu terdapat serangkaian kata-kata bohong dan tipu muslihat agar orang menyerahkan sejumlah uang, sehingga korbannya dirugikan. Artinya, korban dijanjikan umroh tapi uang calon jamaah digunakan atau dibelanjakan untuk keperluan lain, jadi ini ada unsur penipuannya,” ungkap Kapolda.

Walapun demikian, lanjut Kapolda, dalam membangun kontruksi hukum pada dugaan kasus ini, penyidik memang memerlukan waktu. Hal ini dilakukan karena penyidik mesti mendapatkan bukti dan fakta hukum serta keterangan dari saksi-saksi sebelum ditetapkan tersangkanya.

“Termasuk penerapan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), kalau terbukti ada uang jamaah yang disembunyikan dan disamarkan maka bisa diterapkan TPPU. Namun, harus ada fakta hukumnya terlebih dahulu,” jelas Kapolda.

Baca Juga :   Kasus OTT Banyuasin, Yan Anton Cs Janji Ungkap Perkara Korupsi Lainnya

Disingung terkait keberadaan pimpinan Abu Tours Muhammad Hamzah Mamba yang telah dilaporkan para calon jamaah ke Polda Sumsel? Dikatakan Kapolda, jika penyidik saat ini belum mengetahui persis keberadaan Muhammad Hamzah Mamba.

“Orangnya entah kemana, di Makassar itu hanya dari komunikasi saja, katanya ada di sana (Makassar). Tapi, belum tahu dimana sebenarnya keberadaan orang itu,” tandas Kapolda.

Pantauan di lapangan, sekitar pukul 02.30 WIB, penyidik Subdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel mendatangi Kantor Abu Tours Cabang Palembang di Jalan Inspektur Marzuki No 1616 Pakjo Palembang dan melakukan penggeledahan. Dalam penggeledahan tersebut tampak sekitaran kantor Abu Tours Palembang dijaga pihak kepolisian.

Kemudian sekitar pukul 16.00 WIB penggeledahan tersebut selesai. Dari lokasi, penyidik hanya membawa satu bungkus plastik yang berisikan dokumen.

Kasubdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Suwandi Prihantoro usai penggeledahan mengatakan, pihaknya telah menyita sejumlah dokumen untuk kepentingan penyelidikan serta untuk diajukan ke pengadilan.

“Ada sekantong asoi dokumen yang kami sita. Sedangkan untuk Paspor para calon jamaah umroh yang ada di dalam kantor tidak kami sita. Sebab, pihak Abu Tours memiliki itikad baik mau memberangkatkan para calon jamaah umroh. Bahkan usai digeledah, kita juga membuka garis polisi, karena kantor Abu Tours Palembang ini akan kembali dibuka,” ungkapnya.

Suwandi memastikan, walapun Abu Tours memberangkatkan umroh para calon jamaah dan kembali membuka kantor di Palembang, untuk proses hukum tetap terus berjalan.

“Proses hukum dan penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap tindak pidananya. Dari itulah hari ini (kemarin) kami melakukan penggeledahan, yang tujuannya untuk kepentingan penyelidikan dugaan kasus ini. Selain penggeledahan, hari ini kami juga memeriksa empat pegawai Abu Tours Palembang sebagai saksi,” tegasnya.

Baca Juga :   Sidang Dugaan Korupsi Kredit BSB Rugikan Negara Rp 13 Miliar, Hakim Ragukan Independent Penilai Agunan

Diberitakan sebelumnya, Senin sore (12/2/2018) penyidik Subdit I Keamanan Negara Polda Sumsel memasang police line di Kantor Abu Tours Cabang Palembang Jalan Inspektur Marzuki, Pakjo Palembang.

Pemasangan garis polisi dilakukan menindaklanjuti laporan para calon jamaah umroh ke Polda Sumsel dengan Nomor Laporan: LPB/188/ISI/2018/SPKT. Dimana dalam laporan tersebut para korban melaporkan Direktur Utama PT Amanah Bersama Umat yang menaungi Abu Tours, H Muhammad Hamzah Mamba (53), warga Jalan Bajigau Raya No 321 Makassar Sulawesi Selatan.

Bukan hanya itu, calon jamaah umroh Nurhaya (57), warga Jalan Karya Kelurahan Lebong Gajah Kecamatan Sematang Borang Palembang, Rabu (21/22018) juga telah melaporkan agen Abu Tours Palembang berinisial ‘DW’ (57) warga Jalan Musi Raya Barat Kecamatan Sako Palembang ke Polda Sumsel. Laporan korban diterima petugas kepolisian dengan nomor laporan: LPB/135/II/2018/SPKT.

Kasubdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Suwandi Prihantoro sebelumnya mengatakan, hingga kini sudah ada 482 calon jamaah umroh yang melaporkan pihak Abu Tours ke Polda Sumsel, bahkan satu diantaranya melaporkan pihak agen Abu Tours.

“Semua laporan tersebut tentunya kami proses dengan penyelidikan, jika terbukti maka pihak Abu Tours dan agennya dapat dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan. Sementara untuk penetapan tersangkanya, akan dilakukan nanti setelah pemeriksaan semua saksi selesai dan setelah gelar perkara,” pungkasnya. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Motor Masuk Proyek Tol Palembang-Kayuagung, 1 Tewas 1 Patah Tangan

Kayuagung, KoranSN Lakalantas akibat kendaraan bermotor nekad masuk proyek tol kembali terjadi. Jika sebelumnya satu …