Home / Kota Musi / Kehormatan Bunga Dirampas di TPU Sukabangun

Kehormatan Bunga Dirampas di TPU Sukabangun


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan

Ilustrasi_korban_pelecehan_seksual_11021547Palembang, SN
Bunga (16), didampingi orang tuanya, Senin (21/9) melaporkan ‘NZ’ pria yang baru dikenalnya melalui handphone (HP) ke SPKT Polresta Palembang.

Terlapor dilaporkan lantaran telah merampas kehormatan Bunga dengan mengancam korban menggunakan senjata tajam (sajam) saat korban berada, di kawasan Sukabangun Kecamatan Sukarami, Senin siang.

Dikatakan Bunga, kejadian itu bermula ketika ia berkenalan dengan ‘NZ’ melalui HP. Setelah keduanya mengobrol panjang melalui HP, kemudian ‘NZ’ mengajak Bunga untuk bertemu.

“Ia jemput saya di depan lorong dengan mengendarai sepeda motor Honda. Katanya saat itu, pengen jalan-jalan sambil ngobrol, lalu, saya diajaknya ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berada¬† di kawasan Sukabangun Kecamatan Sukarami,” katanya.

Baca Juga :   Kapolda: Johan Anuar Bisa Jadi Tersangka

Masih katanya, di lokasi tersebut terlapor memaksanya untuk berhubungan badan layaknya suami istri, dengan menyuruhnya untuk membuka pakaian yang sedang dikenakannya. Bahkan Bunga mengaku sempat menolak ajakan terlapor namun ‘NZ’ mengancamnya dengan sebilah sajam.

“Saya takut, hingga saya terpaksa menurutinya, saat itu, saya diciumnya dibagian bibir dan wajah, dan ia memegang bagian dada saya,” katanya.

Setelah itu, ‘NZ’ langsung membaringkan korban di atas sepeda motornya, dan langsung menidurinya sebanyak dua kali.

“Habis itu, saya langsung ditinggalkan pergi olehnya, untung setelah saya keluar dari area kuburan, saya dibantu warga setempat, dan memberikan uang Rp 10 ribu untuk ongkos saya pulang,” ujarnya.

Baca Juga :   Polisi Dalami Pelaku yang Berperan Menusuk Anggota Brimob Hingga Tewas

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede melalui KA SPKT Polresta Palembang mengatakan laporan korban sudah diterima dengan bukti no LP/B-2083/IX/2015/Sumsel/Resta, akan ditindaklanjuti.

“Pelaku akan kita kenakan pasal 82 KUHP tentang perlindungan anak dibawah umur dengan ancaman hukuman mencapai 15 tahun penjara,” singkatnya. (den)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Ketua Waria Palembang Digorok Usai Bercinta, Pelaku Tertangkap di Lubuklinggau

Palembang, KoranSN Muhammad Jagad (30), tersangka kasus pembunuhan Ketua Organisasi Waria Kota Palembang, yakni korban …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.