Home / Wisata / Keindahan Sunset di Danau Reban Pagaralam

Keindahan Sunset di Danau Reban Pagaralam

Pengunjung saat menikmati keindahan Danau Reban. (foto-asnadi/koransn)

Pagaralam, KoranSN

Keindahan alam di Kota Pagaralam sudah tidak diragukan lagi, banyak lokasi wisata yang sering dikunjungi wisatawan seperti Dempo, Gren Paradise, Cuhup Embun dan lainnya.

Tapi ada yang berbeda di Danau Reban, tepatnya di Dusun Alun Dua Kelurahan Alun Dua Kecamatan Pagaralam Utara Kota Pagaralam Sumatera Selatan. Di Danau ini pengunjung bisa menikmati indahnya Sunset atau matahari tenggelam

Firman wisatawan dari Kota Jakarta mengatakan, Danau Reban sebenarnya lokasi wisata yang sangat memiliki nilai plus. Bisa jadi magnet wisatawan untuk berkunjung, pemandangan yang di suguhkan begitu indah,

Baca Juga :   Festival Geo Maritim Internasional Belitong Targetkan 6000 Pengunjung

“Apalagi menunggu sunset di sana, sendu sekali sambil ditemani secangkir kopi Pagaralam yang khas,” tuturnya, kemarin.

Pengamat Seni Kota Pagaralam, Iwan Riduan (38) mengatakan, lokasi dan tempat Danau Reban ini sangat dekat dari pusat kota.

“Hanya 5 menit juga sudah sampai. Kita harapkan didanau ini terciptanya penghasilan dari warga setempat dan juga PAD bagi pemerintah. Untuk dikelola dengan cara bermusyawarah,” ucapnya.

Sementara itu PJs Kepala Dinas Pariwisata Kota Pagaralam Burlian mengatakan, untuk tebat reban itu tanah dan lokasi milik masyarakat setempat.

Baca Juga :   Makau, Pulau Kecil Dengan Wisata Memikat

“Saat ini untuk membangun tempat wisata Pemerintah punya skala prioritas. Jadi pada saat ini kita memeliki prioritaskan pembangunan objek wisata fokus di Gunung Dempo,” ucapnya.

Ditambahkan dia, akan tetapi kalau di tempat skala prioritas suda selesai baru ditempat potonsi wisata yang lain.

“Namun jika masyarakat setempat ingin megelolanya. Kita pemerinta siap supot atau membantu,” pungkasnya (asn)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Enam Peneliti Jepang Teliti Bilik Batu Desa Kota Raya Lembak Kecamatan Pajar Bulan

ENAM orang peneliti dari Jepang, peneliti dari Pusat Arkeologi Pusat Jakarta, peneliti dari Balai Arkeologi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.