Home / Advetorial / Kejar Target, Seminggu RAPBD OKU Disahkan Dewan

Kejar Target, Seminggu RAPBD OKU Disahkan Dewan

Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis saat menandatangani kesepakatan bersama yang disaksikan oleh Ketua DPRD OKU, Zaplin Ipani SE. (Foto-foto/Istimewa)

SELURUH anggota DPRD Kabupaten OKU bekerja ekstra 24 jam melakukan pembahasan draf RAPBD Tahun 2018. Kondisi ini menjadikan Rapat Dewan menelan waktu tercepat, hanya seminggu langsung disahkan menjadi keputusan bersama.

Ketua DPRD OKU Zaplin Ipani SE yang juga Ketua Badan Anggaran merangkap anggota menilai, pembahasan RAPBD OKU Tahun 2018 ini harus rampung tepat waktu yang disahkan dalam keputusan bersama Kamis malam (30/11/2017) kemarin. Jika Rapat Dewan masih berlangsung hingga keesokan harinya bulan Desember, maka sanksi Undang Undang sudah menanti. Sanksinya 6 bulan kedepan anggota Dewan termasuk Bupati dan Wakil Bupati tidak bisa menerima gaji

Inilah penyebabnya Rapat Rapat Dewan dilakukan siang dan malam sampai ahirnya pembahasan dan penelitian masing-masing Plafon anggaran SKPD selesai tanpa ada pengurangan, kecuali perubahan nama mata pasal anggaran.

Tahun 2018 ini Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ogan Komering Ulu terjadi kenaik an 159 Miliar lebih, jika di banding tahun 2017 Rp 1.151.552.672.766, sesuai rencana pendapatan tahun 2018 sebesar Rp 1.311.311,318.197.

Meski diakui Bupati OKU Drs H Kuryana Azis, jumlah belanja tahun ini Pemerintah dihadapkan pada keuangan yang sulit, karena terjadi pemangkasan dana Perimbangan oleh Pemerintah Pusat sebesar Rp:35.489,275,000, namun pihaknya bersama sama Dewan bersepakat untuk melakukan efesiensi anggaran menempuh skenario pembangunan Skala Prioritas dengan cara memangkas belanja yang dinilai belum mendesak.

Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis saat menerima hasil pengesahan dewan terhadap RAPBD OKU 2018.

Naiknya jumlah Pendapatan ini diakui Bupati, karena Pemerintah Kabupaten OKU mendapat penghargaan (Reward) keuangan dari Pemerintah pusat atas kinerja keberhasilan bidang tata kelola Keuangan yang menyandang setatus Opini (WTP) Wajar Tanpa Pengecualian, serta pembahasan APBD yang selalu selesai tepat waktu.

Badan Anggaran bersepakat nilai belanja disejumlah sektor mengalami kanaikan hingga total belanja tahun 2018 sebesar Rp 1.463.668.662.970.

Penambahan dana belanja ini, kata Jubir Badan Anggaran Ramawalah, kekuranganya ditutup menggunakan Dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun 2017, serta pinjaman dengan pihak ketiga .

Ketua DPRD OKU Zaplin Epani SE didampingi Wakil Ketua Hj Indrawati SH MH dan Ferlan Yuliansyah ID Murod mengakui, selama pembahasan APBD OKU tahun 2018, terjadi perdebatan sengit antara Dewan dan Legislatif. Perbedaan pendapat ini tak lain bertujuan agar sistem penganggaran benarbenar efektif dan efesien menyasar seluruh lini, yang menyangkut hajat hidup rakyat. “Kalaupun terjadi adu argumen, karena Dewan ingin mengetahui detail setiap mata pasal yang dianggarkan, tujuanya tak lain kepentingan bersama bermuara pada hajat hidup dan pelayanan pada masyarakat,” kata Zaplin. (had)

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Pilkada Muara Enim 2018, Ishak Mekki: Survei Ahmad Yani Tertinggi

Muara Enim, KoranSN Pelantikan pengurus DPC Partai Demokrat Muara Enim dilaksanakan di lapangan terbuka, tepatnya ...

error: Content is protected !!