Senin , September 24 2018
Home / Lacak / Kejari Dalami Tersangka Baru Dugaan Korupsi Lift BPKAD Palembang

Kejari Dalami Tersangka Baru Dugaan Korupsi Lift BPKAD Palembang

Andi Andri Utama. (foto-istimewa)

Palembang, KoranSN

Kasi Pidana Khusus Kejari Palembang, Andi Adri Utama, Minggu (19/8/2018) mengungkapkan, meskipun berkas perkara dua tersangka dugaan korupsi pengadaan lift di kantor BPKAD Palembang tahun 2016 saat ini masih diperiksa kelengkapannya oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Namun pihaknya masih terus mendalami dugaan kasus tersebut guna mengungkap tersangka baru.

Menurut Andi, apabila dari pendalaman penyelidikan yang dilakukan pihaknya selaku jaksa penyidik Kejari Palembang ditemukan bukti yang cukup adanya keterlibatan tersangka baru, barulah pihaknya menetapkan tersangka baru tersebut.

“Sejauh ini jumlah tersangkanya baru dua yakni; ‘AR’ yang merupakan oknum PNS Pemkot Palembang dan tersangka ‘M’ selaku pihak rekanan. Namun kami masih melakukan pendalaman untuk mengungkap tersangka baru, selain kedua tersangka tersebut,” tegasnya.

Masih dikatakan Andi, sedangkan untuk tahap penyidikan tersangka ‘AR’ dan ‘M’, saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan berkas perkara kedua tersangka dari JPU.

“Berkas perkaranya masih diperiksa oleh JPU, jadi kami masih menunggu petunjuk dari JPU, apakah berkas perkaranya dinyatakan lengkap atau masih ada yang pelaku dilengkapi oleh penyidik. Jadi kita tunggu saja hasil pemeriksaan berkas perkaranya,” ujarnya.

Lanjut Andi, sementara untuk pemeriksaan saksi-saksi saat ini sudah selesai, hanya saja untuk proses pendalaman penyidikan masih terus dilakukan oleh pihaknya.

Baca Juga :   Senpira Serahan Warga Direndam Air

“Pendalaman yang kami lakukan untuk mengungkap tersangka baru ini tidak mesti harus menunggu sidang atau hasil persidangan. Jadi, walaupun tersangka ‘AR’ dan ‘M’ belum disidangkan dan berkasnya masih diperiksa JPU, namun jika kami mendapati bukti cukup maka akan kami lakukan penetapan tersangka baru tersebut,” tandas Andi.

Diberitakan sebelumnya, dalam dugaan kasus ini Kejari Palembang sudah menetapkan ‘AR’ dan ‘M’ sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan lift di Kantor BPKAD Kota Palembang. Bahkan belum lama ini jaksa penyidik telah memeriksa 32 saksi diantaranya pejabat Pemkot Palembang.

Kasi Pidana Khusus Kejari Palembang, Andi Andri Utama sebelum menjelaskan, penetapan ‘AR’ dan ‘M’ sebagai tersangka merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh jaksa penyidik yang juga dikuatkan dengan keterangan saksi ahli serta alat bukti.

Dijelaskan Andi, dalam dugaan kasus ini adapun pagu anggaran pengadaan lift di BPKAD Kota Palembang tahun 2016 tersebut yakni senilai Rp 1,4 miliar. Dengan anggaran tersebut, seharusnya lift yang digunakan adalah lift Mitsubishi dan Sanyo.

“Namun pada kenyataannya, lift yang dipergunakan di Kantor BPKAD diduga lift buatan Cina, sehingga terjadi dugaan kerugian negara,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan Andi, dalam mengungkap kasus ini pihaknya juga telah memeriksa 32 saksi yang diantaranya saksi dari pejabat Pemkot Palembang.

Baca Juga :   Rumah Polisi Diduga Sengaja Dibakar

“Selain itu kami juga telah memeriksa tersangka ‘AR’ dan ‘M’, sebanyak dua kali keduanya dilakukan pemeriksaan yakni diperiksa sebagai saksi dan dengan status tersangka. Bahkan dalam pemerisaan tersebut, untuk ‘AR’ dicecar 33 pertanyaan oleh penyidik. Hal ini dikarenakan ‘AR’ merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), sehingga tersangka jelas mengetahui proyek pengadaan tersebut. Sementara saat pemeriksaan dilakukan kepada tersangka ‘M’, kami menyita uang Rp 200 juta yang merupakan uang dugaan kerugian negara dalam perkara ini,” ungkapnya.

Sambung Andi, tidak menutup kemungkinan dalam dugaan kasus ini nantinya akan ada tersangka baru dari pejebat Pemkot Palembang.

“Sebab, hingga kini jaksa penyidik masih terus melakukan penyelidikan dan penyidikan. Jadi tidak menutup kemungkinan bakal ada tersangka baru dari pejabat Pemkot Palembang,” pungkas Andi.
Sebelumnya Kabag Humas Pemkot Palembang, Amiruddin Sandy saat dikonfirmasi terkait dugaan korupsi pengadaan lift di Kantor BPKAD Kota Palembang berharap semoga dugaan kasus ini bisa segera cepat selesai.

“Intinya, kita menghormati proses hukum yang sedang berjalan, dan kami dari Pemkot Palembang tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Semoga permasalahan ini cepat selesai,” jelas Amirrudin Sandy. (ded/den)

Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Pengedar Narkoba di Rusun Digerebek Saat Pesta Sabu

Palembang, KoranSN Hamidin (49), warga Jalan Tuah Patinaya Rumah Susuan (Rusun) Blok 9 Lantai 1 ...

error: Content is protected !!