Kejari Tebing Tinggi Akan Panggil Penunggak Listrik

plnEmpat Lawang, KoranSN

Pelangan PLN di Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang yang menunggak pembayaran listrik bersiap-siap untuk dipanggil oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebing Tinggi. Pasalnya, Kejari sudah melakukan MoU (kerja sama, red) dengan PLN ranting Lahat yang juga termasuk wilayah Tebing Tinggi untuk melakukan tindakan dan penagihan.

Kasih Datun Kejari Tebing Tinggi, Eriksa, SH mengatakan pihaknya tinggal menebitkan surat kuasa khusus (SKK) kemudian mengundang seluruh pelanggan PLN yang nunggak. “Bukan manggil mas, tapi mengundang mereka yang nunggak saja,” kata Eriksa, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/3/2016).

Erik mengaku, undangan akan dilayangkan dalam waktu dekat sehingga diharapkan dapat melakukan perundingan dan negosiasi kepada penunggak. “Tunggakan mereka tidak tanggung-tanggung mencapai Rp 1,5 miliar,” tukasnya.

Daftar tunggakan, kata Erik belum diterima karena masih dalam proses, namun berdasarkan data sementara tunggakan di miliki perseorangan dan instansi, namun mayoritas perseorangan. Menariknya, tunggakan ada yang mencapai 53 bulan, sehingga wajar jika pihak PLN kesulitan melakukan penagihan.

Baca Juga :   Polres Lahat Tertibkan Truk

“Persoalan seperti ini lah yang harus kita tuntaskan, sesuai target satu tahun terakhir kita sudah mampu meminimalisir tunggakan yang dimaksud. Harapan kita nanti tidak ada lagi tunggakan sebesar itu,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, tunggakan pelangan PLN Rayon Tebing Tinggi terhitung Januari 2016 mencapai Rp 1,5 miliar. Hal tersebut diungkap langsung Manager PLN Area Lahat M Rizlani didampingi Manager PLN Rayon Tebing Tinggi, Wisnu Ardiyan. “Kita suda sampaikan pada acara penandatangan MoU Kajari dengan PLN Rayon Tebing Tinggi beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

Dikatakan Rizlani, tunggakan senilai Rp 1,5 miliar tersebut jika diprosentasikan berkisar 70 persen. “Total seluruh pelanggan di rayon Tebing Tinggi sebanyak 49.300 pelanggan, perbulan omset yang didapat mencapai Rp 2,8 miliar. Artinya, tunggakan mencapai sekitar 70 persen,” bebernya.

Rizlani berharap, para pelanggan PLN rayon Tebing Tinggi untuk dapat menyelesaikan seluruh pembayaran. “Untuk diketahui dari omset PLN, juga masuk PAD Empat Lawang. Artinya, jika masyarakat membayar iuran sama halnya masyarakat ikut membangun Empat Lawang. Karenanya kami berharap partisipasi aktif masyarakat untuk segera melunasi tunggakan,” katanya.

Baca Juga :   PT MAS Gelar Pelatihan Penulisan Cerpen

Sementara, Kejari Tebing Tinggi, Azward Z Hakim menuturkan, adanya penandatangan MoU Kajari dengan PLN Rayon Tebing Tinggi ini mudah-mudahan akan berdampak pada kesadaran masyarakat untuk membayar tunggakan listrik. “Yang pasti kita siap bekerjasama dengan baik, kedepan kita bisa bantu dengan maksimal, sehingga memberikan hal positif, guna menggugah kesadaran masyarakat untuk membayar tunggakan listrik,” tukasnya. (foy)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Forum Pengusaha Orgen Tunggal di Empat Lawang Berharap Larangan Manggung Dicabut

Empat Lawang, KoranSN Para pengusaha orgen tunggal (OT) di Kabupaten Empat Lawang yang mengatas namakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.