Home / Lacak / Kejari Tetapkan 3 Tersangka Baru Dugaan Korupsi Gedung AKN Disdik Muratara

Kejari Tetapkan 3 Tersangka Baru Dugaan Korupsi Gedung AKN Disdik Muratara


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Mengajak Masyarakat untuk datang Ke TPS dan menggunakan hak pilih
Kajari Lubuklinggau, Hj. Zairida bersama barang bukti saat merilis penetapan tiga tersangka baru dugaan korupsi Gedung AKN Muratara. (foto-istimewa)

Lubuklinggau, KoranSN

Tim penyidik tindak pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau kembali menetapkan tiga orang tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Akademi Komunikasi Negeri (AKN) di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Ketiga tersangka tersebut yakni ‘FD’ sebagai Penguasa Anggaran, ‘FS’ sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan ‘FI’ selaku kontraktor proyek.

Kepala Kejari Lubuklinggau, Hj. Zairida mengatakan, penetapan ketiga tersangka merupakan hasil pengembangan terhadap dua tersangka lainnya.

Baca Juga :   Satu Rumah, Empat Mobil & Gudang Barang Bekas Terbakar

yang telah lebih dulu ditangkap yakni Brio Al Hoir dan M. Subhan.

“Sebelum kita menetapkan tiga tersangka ini, kita telah memanggil saksi sebanyak 35 orang yang diduga mengetahui proyek tersebut,” katanya Rabu (10/10/2018).

Ia menuturkan, pembangunan gedung AKN milik Pemkab Muratara tersebut dikerjakan pada tahun anggaran 2016 dengan nilai anggaran pembangunan sebesar Rp 8,5 miliar.

“Untuk tindak lanjutnya kita merencanakan minggu depan akan melakukan pemanggilan kepada ketiga tersangka yang telah ditetapkan,”terangnya.

Menurutnya, tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya, namun hal itu baru bisa dipastikan setelah Kejari melakukan pemeriksaan kepada tiga tersangka baru yang telah ditetapkan.

Baca Juga :   3,8 Kg Sabu Tujuan Bali Diblender BNNP Sumsel

Dalam kasus itu juga, Kejari Lubuklinggau mendapatkan pengembalikan uang sebesar Rp 882 juta, menyita tiga buku tanah seluas 9 hektare dan memblokir rekening milik Brio Al Hoir (tersangka yang telah lebih dulu ditetapkan) sebesar 1,2 Miliar.

“Kami telah mengunjungi pembangunan gedung AKN di Kabupaten Mura, hasilnya sangat tidak layak dan tidak sesuai dengan anggaran pembangunan,” tandasnya. (rif)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Nyanyian Iwan Menggiring Iskandar ke Satres Narkoba Lahat, Sabu Senilai Rp 30 Juta Gagal Beredar

Lahat, KoranSN Iskandar (54), warga Lorong Kedukan Bukit II RT 014 RW 004 Kelurahan 35 …