Home / Seputar Polresta / Kejati Panggil Sejumlah Pihak Terkait Dugaan Kasus Lahan Hilang di Lahat

Kejati Panggil Sejumlah Pihak Terkait Dugaan Kasus Lahan Hilang di Lahat

Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Khidirman. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Khidirman, Minggu (10/11) menegaskan, penyelidikan dugaan kasus lahan negara yang hilang di Kabupaten Lahat hingga kini masih terus berlanjut. Bahkan sejumlah pihak selain mantan Bupati Lahat Aswari Rivai, telah dipanggil dan diambil keterangannya oleh Jaksa Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumsel.

Diungkapkan Khidirman, jika dugaan kasus tersebut sejauh ini masih tahap penyelidikan, dimana Jaksa Pidsus Kejati Sumsel masih melakukan pengumpulan data dengan Puldata dan Pulbaket serta mengambil keterangan kepada sejumlah pihak.

“Karena masih penyelidikan makanya Jaksa Penyidik Pidana Khusus mengambil keterangan kepada sejumlah pihak, dan ini namanya bukan pemeriksaan saksi tapi pengambilan keterangan. Sebab kalau pemeriksaan saksi, itu dilakuakan pada tahap penyidikan bukan penyelidkan. Nah, karena dugaan kasus ini masih penyelidikan maka kita mengundang sejumlah pihak untuk diambil keterangannya saja guna mengkonfirmasi dan mengklarifikasi terkait dugaan kasus tersebut,” ungkapnya.

Disingung siapa saja pihak yang dimintai keterangan tersebut selain mantan Bupati Lahat Aswari Rivai yang pernah diambil keterangannya beberapa waktu lalu oleh Kejati Sumsel? Dikatakan Khidirman, karena perkara ini masih dalam proses penyelidikan maka dirinya belum dapat menginformasikan siapa saja pihak yang telah diambil keterangannya tersebut.

Baca Juga :   Kasus Satu Lagi Siswa Tewas, Polisi Periksa Saksi di SMA Taruna Palembang

“Ini kan masih proses penyelidikan, jadi kami tidak bisa sebutkan siapa saja yang diambil keterangannya, termasuk materi perkaranya. Tapi yang jelas sejumlah pihak yang diambil keterangannya tersebut merupakan orang-orang yang mengetahui terjadinya dugaan kasus lahan yang hilang di Lahat ini,” terangnya.

Dilanjutkannya, dengan dilakukan pengambilan keterangan dari sejumlah pihak tersebut maka Kejati Sumsel hingga kini masih terus melakukan penyelidikan dugaan kasus tersebut.

“Jadi untuk proses penyelidikan dugaan kasus lahan yang hilang di Lahat ini masih terus kami selidiki,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Kejati Sumsel, Kamis (4/4/2019) telah memeriksa Aswari Rivai yang merupakan mantan Bupati Lahat terkait dugaan kasus hilangnya aset Negara berupa lahan yang berada di Kabupaten Lahat untuk diambil keterangnya.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumsel yang saat itu masih dijabat oleh Ali Mukantoro mengatakan, pemeriksaan Aswari Rivai dilakukan pihaknya untuk dimintai keterangan karena adanya lahan yang merupakan aset Negara di Lahat terjadi tumpang tindih, sehingga mengakibatkan aset Negara berupa lahan tersebut diduga hilang.

Baca Juga :   Kejati Kembangkan Penyelidikan Dugaan Korupsi Kredit Bank Sumsel Babel

“Pemeriksaan ini terkait izin untuk lahan yang ada di Lahat hingga tumpang tindih, di situ kan ada unsur Negara yakni PT Bukit Pembangkit Innovative. Nah, itu ada aset Negara yakni lahan yang diduga hilang,” kata Ali Mukantoro saat itu.

Diungkapkannya, dikarenakan ada aset Nagara yang diduga hilang makanya Kejati Sumsel melakukan pemeriksaan terhadap Aswari Rivai.

“Ini kan ada aset Negara yang diduga hilang, makanya kita memeriksa saksi-saksi dari semua pihak dan siapapun, untuk melakukan konfirmasi. Termasuk, memeriksa beliau (Aswari Rivai),” ujarnya.

Lanjutnya, pemeriksaan Aswari Rivai dilakukan karena sebelumnya ada yang melaporkan ke Kejati Sumsel. Untuk itulah jaksa penyidik memanggil dan memeriksa Aswari Rivai.

“Dalam pemeriksaan yang dilakukan kita meminta keterangannya, sejauh mana dia tahu dan kejadiannya sebenarnya seperti apa. Sebab, kami memeriksa karena ada laporannya dari pihak yang asetnya diduga hilang, yakni Negara. Kalau untuk luas lahannya saya lupa,” tandas Ali Mukantoro kala itu.

Terpisah, Aswari Rivai saat dikonfirmasi Suara Nusantara, Kamis malam (4/4/2019) melalui sambungan telepon saat itu mengatakan, jika dirinya sedang berada di jalan.

“Saya lagi di jalan dek,” ujar Aswari ketika itu sambil menutup teleponnya. (ded)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

1 Pelaku Begal Driver Taksi Online di Way Hitam Palembang Ditangkap, 1 Buron

Palembang, KoranSN Tidak butuh waktu lama, pihak kepolisian Satreskrim Polrestabes Palembang, Selasa siang (12/11/2019) berhasil …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.