Kejati Segera Periksa Saksi Dugaan Korupsi PT PDPDE

Gedung Kejati Sumsel. (foto-ferdinand/koransn)

Palembang, KoranSN

Jaksa Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumsel segera akan kembali mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi dalam dugaan kasus korupsi jual beli gas PT Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE), yang kini sudah dalam tahap penyidikan.

Demikian dikatakan Kasi Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumsel, Hendri Yanto, Rabu (5/2/2020).

Menurutnya, sejauh ini proses penyidikan dugaan kasus tersebut masih terus dilakukan oleh pihaknya makanya kedepan akan diagendakan lagi pemeriksaan saksi-saksi.

“Karena kita masih lakukan penyidikan jadi pemeriksaan saksi-saksi nanti akan segera kita agendakan pemeriksaanya. Namun kalau untuk saat ini belum diagendakan,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, pemeriksaan saksi tersebut dilakukan kembali guna mengambil keterangan tambahan terkait keterangan dari para saksi yang sebelumnya telah diperiksa dalam dugaan kasus korupsi jual beli gas PT PDPDE tersebut.

“Dimana pemeriksaan saksi tersebut untuk menyesuaikan keterangan dari saksi-saksi lainnya yang sebelumnya telah kita periksa,” katanya.

Lebih jauh dikatakannya, jika dalam perkara ini pihaknya selaku jaksa penyidik juga masih menunggu hasil audit kerugian negara yang kini masih dihitung oleh BPK RI.

“Karena audit kerugian negaranya belum keluar, maka saat ini kami masih menunggu hasil auditnya,” tandasnya.

Sedangkan Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Khaidirman menambahkan, hingga kini Jaksa Penyidik Pidsus Kejati Sumsel masih bekerja dengan melakukan penyidikan guna mengungkap dugaan kasus korupsi tersebut.

“Perkara ini kan sudah tahap penyidikan, maka proses hukum dengan melakukan sejumlah kegiatan penyidikan tetap terus dilakukan. Selain itu hingga kini kami juga masih menunggu hasil audit kerugian negara yang masih dihitung oleh BPK,” tutupnya.

Baca Juga :   2 Pencuri di Sukarami Ditangkap

Diberitakan sebelumnya, dalam perjalanan dugaan kasus ini sudah banyak saksi yang diperiksa oleh Kejati Sumsel. Para saksi tersebut, diantaranya saksi dari sejumlah pejabat dan mantan pejabat Pemprov Sumsel, saksi dari pihak PT PDPDE serta saksi dari pihak swasta.

Kasi Penyidik Pidana Khusus Kejati Sumsel, Hendri Yanto sebelumnya mengungkapkan, adapun saksi dari Pemprov Sumsel yang sudah diperiksa pihaknya diantaranya ‘AJ’ dan ‘NU’. Selain itu pihaknya pun telah memeriksa saksi dari mantan pejabat Pemrov Sumsel, yakni ‘MS’.

“Untuk ‘AJ’ dan ‘NU’ pemeriksaan keduanya sebagai saksi dilakukan, Kamis (12/12/2019). Sedangkan ‘MS’ diperiksa di hari sebelumnya yakni, Senin (9/12/2019). Para saksi ini diperiksa untuk diambil keterangan sebagai saksi dalam dugaan kasus korupsi jual beli gas PT PDPDE. Hal ini dikarenakan para saksi yang diperiksa tersebut merupakan pihak pengawas di perusahaan PT PDPDE,” ungkapnya kala itu.

Bukan hanya itu, dalam dugaan kasus ini, Senin (14/10/2019) Kejati Sumsel juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Mudai Madang. Hal tersebut dikatakan Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman kala itu.

“Pemeriksaan Mudai Madang sebagai saksi merupakan pemeriksaan kedua kalinya lantaran sebelumnya yang bersangkutan sudah pernah diperiksa sebagai saksi,” ujarnya.

Dijelaskannya, jika dugaan kasus ini terjadi bermula saat PT DKLN yang merupakan perusahaan milik Mudai Madang menjalin kerja sama dengan PT PDPDE terkait jual beli gas bumi. Dalam kerjasama tersebut, PT DKLN dan PT PDPDE membentuk perusahaan konsorsium yakni bernama PT PDPDE Gas.

Baca Juga :   2 Rumah di Sekojo Hangus Terbakar, 1 Korban Tewas Terpanggang Api

“Perusahaan Konsorsium PT PDPDE Gas yang dibentuk inilah dijadikan sebagai perusahaan yang melakukan aktivitas jual beli gas bumi. Dimana dalam pelaksanaan jual beli gas tersebut ternyata dilakukan tidak sesuai ketentuan, sehingga PT PDPDE yang merupakan BUMD Pemprov Sumsel mengalami kerugian negara,” terangnya saat itu.

Sekedar mengingatkan, pemeriksaan Mudai Madang yang pertama sebagai saksi dilakukan Jaksa Penyidik Pidus Kejati Sumsel pada Jumat (5/4/2019). Ketika usai menjalani pemeriksaan saat itu Mudai Madang mengatakan, jika dirinya tidak diperiksa oleh Jaksa Kejati Sumsel melainkan kedatangannya hanya untuk bersilaturahmi membahas turnamen bola voli.

“Saya tidak diperiksa, saya datang di Kejati hanya untuk ngobrol dan silaturahmi terkait rencana turnamen bola voli yang akan diadakan oleh mereka. Jadi, saya tidak diperiksa,” ungkap Mudai Madang saat itu sembari berjalan menuju mobil yang ditumpanginya.

Terpisah, Kasi Penyidikan Pidsus Kejati Sumsel, Hendri Yanto ketika itu menegaskan, kedatangan Mudai Madang di Kejati Sumsel guna menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait dugaan kasus korupsi gas PT PDPDE.

“Mudai Madang kami periksa terkait dugaan kasus gas. Dari itu kami melakukan pemeriksaan kepadanya,” ungkap Hendri Yanto kala itu. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Diduga Napi di Lapas Banyuasin Kendalikan Peredaran Sabu, 2 Kurir Ditangkap Polsek Sukarami 

Palembang, KoranSN M Feby (26), warga Lorong Asrama Haji Kebun Bunga Kecamatan Sukarami dan Edu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.