Kejati Siap Terima Limpahan Korupsi Hibah Sumsel 2013

Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Khaidirman. (Foto-Dedy/Dok/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel siap menerima pelimpahan penanganan kasus korupsi hibah dan Bansos Sumsel tahun 2013 dari Kejagung RI. Demikian dikatakan Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khadirman, Selasa (11/8/2020).

Menurutnya, hal tersebut disampaikannya sesuai apa yang telah dikatakan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumsel, Dr Wisnu Baroto SH MHum.

“Kalau memang penanganya diserahkan ke kejati Sumsel, maka sesuai apa yang telah dikatakan oleh Bapak Kajati Sumsel jika Kejati siap menerima pelimpahan tersebut, dan siap menangani kasus hibah dan Bansos Sumsel tahun 2013 itu,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, Kejati Sumsel sejauh ini tidak melakukan persiapan tentang rencana pelimpahan penanganan kasus korupsi dari Kejagung tersebut.

“Tidak ada istilah persiapan, yang jelas jika memang penanganya diserahkan ke kita maka akan ditindaklanjuti,” tambahnya.

Sementara saat disingung apakah dalam perkara ini ada dugaan unsur politiknya? Dikatakan Khadirman, jika dalam hal ini dirinya hanya mengomentari tentang penegakan hukuman saja.

“Kita hanya gomentari soal penegakan hukumnya. Kalau hal yang lain kita tidak tahu,” tandasnya.

Baca Juga :   2 Tersangka Baru Dugaan Korupsi Jalan Bandara Atung Bungsu Pagaralam Dijebloskan ke Rutan Pakjo

Diberitakan sebelumnya, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumsel, Dr Wisnu Baroto SH MHum saat jumpa pers peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-60 di Kejati Sumsel, Rabu (22/7/2020) mengungkapkan, jika Kejagung RI telah menyampaikan kepadanya untuk penanganan perkara kasus korupsi dana hibah dan Bansos Sumsel tahun 2013 akan diserahkan kepada Kejati Sumsel.

Menurutnya, terkait penyampaian tersebut dirinya selaku Kajati Sumsel siap, apabila Kejagung RI nantinya melimpahkannya ke Kejati Sumsel.

“Sudah ada pembicaraan antara Kejagung RI melalui Jampidsus Kejagung kepada saya. Dalam pembicaraan itu, penanganan perkara kasus korupsi dana hibah dan Bansos Sumsel tahun 2013 akan diserahkan ke Kejati Sumsel. Ketika itu saya sampaikan jika saya siap,” tegas saat itu.

Diungkapkan Kajati, Kejagung berencana menyerahakan penanganan perkara korupsi dana hibah dan Bansos Sumsel tersebut, dikarenakan saat ini di Kejagung RI banyak perkara yang menumpuk.

“Oleh karena itulah Kejagung akan menyerahkan perkara dana hibah dan Bansos Sumsel tahun 2013 kepada kita,” terangnya.

Baca Juga :   Penegakan Hukum Tegas Prioritas Irjen Prof Eko

Masih dikatakannya, jika penanganan perkara korupsi tersebut telah resmi diserahkan ke pihaknya maka dirinya selaku Kajati Sumsel tidak ada beban guna mengungkap perkara tersebut.

“Saya tidak ada beban. Jadi saya siap menangani perkara korupsi dana hibah dan bansos Sumsel tersebut,” pungkas Kajati Sumsel kala itu.

Untuk diketahui, dalam perkara ini Kejagung RI sebelumya telah menetapkan dua tersangka yang kini telah divonis Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Klas I A Palembang.

Keduanya yakni; mantan Kepala BPKAD Sumsel, Laonma PL Tobing, yang di tingkat Pengadilan Negeri Tipikor Klas I A Palembang divonis hakim 5 tahun penjara, dan mantan Kepala Badan Kesbang Pol Sumsel, Ikwanudin yang divonis hakim di tingkat Pengadilan Negeri Tipikor Palembang dengan vonis 4 tahun 6 bulan. (ded)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

5,7 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan

Palembang, KoranSN Direktorat Jenderal Bea Cukai Sumatera Bagian Selatan Timur memusnahkan 5,7 juta batang rokok …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.