Kejati Siap Tindaklanjuti Penanganan Korupsi Hibah Sumsel 2013

Gedung Kejati Sumsel. (foto-ferdinand/koransn)

Palembang, KoranSN

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel siap menindaklanjuti penanganan kasus korupsi Hibah dan Bansos Sumsel tahun 2013, jika perkara tersebut dilimpahkan Kejagung RI ke Kejati Sumsel.

Demikian dikatakan Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khadirman, Minggu (9/8/2020).

“Sejauh ini belum ada pelimpahannya. Akan tetapi kalau dilimpahkan, Kejati Sumsel siap tindaklanjuti penanganan perkara tersebut,” katanya.

Menurutnya, jika sejak awal penanganan kasus korupsi Hibah dan Bansos Sumsel 2013 ditangani oleh Kejagung RI. Hanya saja, beberapa waktu yang lalu memang ada rencana Kejagung hendak menyerahkan penanganannya ke Kejati Sumsel.

“Namun karena pelimpahan tersebut masih rencana, kami Kejati Sumsel tidak menunggu pelimpahannya. Tapi yang jelas kalau sudah dilimpahkan, tentunya kami siap melakukan penanganan perkara korupsi Hibah dan Bansos itu,” tandasnya.

Hal yang sama dikatakan Kasi Penyidikan Bidang Pidsus Kejati Sumsel Hendri Yanto, jika kasus dana Hibah dan Bansos Sumsel tahun 2013 tersebut sampai saat ini masih ditangani oleh Kejagung RI.

“Untuk kasus korupsi dana hibah dan Bansos 2013 masih ditangani Kejagung. Jadi, belum dilimpahkan ke kita,” ungkap Hendri Yanto.

Baca Juga :   Polda Gerebek Home Industri Mie Formalin di Ilir Barat I

Diberitakan sebelumnya, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumsel, Dr Wisnu Baroto SH MHum saat jumpa pers peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-60 di Kejati Sumsel, Rabu (22/7/2020) mengungkapkan, jika Kejagung RI telah menyampaikan kepadanya untuk penanganan perkara kasus korupsi dana hibah dan Bansos Sumsel tahun 2013 akan diserahkan kepada Kejati Sumsel.

Menurutnya, terkait penyampaian tersebut dirinya selaku Kajati Sumsel siap apabila Kejagung RI nantinya melimpahkannya ke Kejati Sumsel.

“Sudah ada pembicaraan antara Kejagung RI melalui Jampidsus Kejagung kepada saya. Dalam pembicaraan itu, penanganan perkara kasus korupsi dana hibah dan Bansos Sumsel tahun 2013 akan diserahkan ke Kejati Sumsel. Ketika itu saya sampaikan jika saya siap,” tegasnya.

Diungkapkannya, Kejagung berencana menyerahakan penanganan perkara korupsi dana hibah dan Bansos Sumsel tersebut, dikarenakan saat ini di Kejagung RI banyak perkara yang menumpuk.

“Oleh karena itulah Kejagung akan menyerahkan perkara dana hibah dan Bansos Sumsel tahun 2013 kepada kita,” terangnya.

Masih dikatakannya, jika penanganan perkara korupsi tersebut telah resmi diserahkan ke pihaknya maka dirinya selaku Kajati Sumsel tidak ada beban guna mengungkap perkara tersebut.

Baca Juga :   Muslim Tewas Ditembak dan Dibacok di 1 Ilir

“Saya tidak ada beban. Jadi saya siap menangani perkara korupsi dana hibah dan bansos Sumsel tersebut,” pungkas Kajati Sumsel saat itu.

Untuk diketahui, dalam perkara ini Kejagung RI sebelumya telah menetapkan dua tersangka yang kini telah divonis Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Klas I A Palembang.

Keduanya yakni; mantan Kepala BPKAD Sumsel, Laonma PL Tobing, yang di tingkat Pengadilan Negeri Tipikor Klas I A Palembang divonis hakim 5 tahun penjara, dan mantan Kepala Badan Kesbang Pol Sumsel, Ikwanudin yang divonis hakim di tingkat Pengadilan Negeri Tipikor Palembang dengan vonis 4 tahun 6 bulan. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Tim Macan Putih Gagalkan Transaksi Narkoba Lintas Daerah

Prabumulih, KoranSN Tim Macan Putih Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Prabumulih menggagalkan peredaran Narkoba. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.