Home / Seputar Polresta / Keluarga Korban Fera Emosi dan Ngamuk Usai Sidang Terdakwa Prada Deri Pramana

Keluarga Korban Fera Emosi dan Ngamuk Usai Sidang Terdakwa Prada Deri Pramana

Keluarga korban Fera saat mengamuk usai sidang. (foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

PIHAK keluarga korban Fera Oktaria (21), yang dibunuh dan dimutilasi terdakwa Prada Deri Pramana, Kamis (12/9/2019) emosi dan mengamuk saat melihat terdakwa keluar dari ruang sidang Pengadilan Militer I-04 Palembang menuju mobil tahanan.

Pantauan di lapangan, usai menjalani persidangan dengan agenda duplik, tampak keluarga korban telah menunggu terdakwa di luar ruang sidang. Tak lama kemudian terdakwa yang mengenakan baju tahanan warna kuning keluar dari gedung pengadilan dengan pengawalan ketat anggota Pom Dam II/Swj.

Baca Juga :   Sidang Dugaan Korupsi Tugu Batas Kota Palembang, Pembangunan Dipaksakan 100 Persen

Disaat itulah, keluarga korban menujuk ke arah terdakwa dan melontarkan kata-kata yang menghujat. Bahkan bibik korban Fera yakni Husnah, terlihat emosi dan mengamuk lalu berusaha mendekati terdakwa yang sedang berjalan menuju mobil tahanan dengan pengawalan petugas.

Melihat hal tersebut dengan sigap petugas langsung menenangkan keluarga korban, hingga akhirnya emosi pihak keluarga mereda dan terdakwa dimasukan ke dalam mobil tahanan.

“Kau ini lah tahu salah, tapi dak galak ngaku merencanakan pembunuhan Fera,” ungkap Husnah bibik korban Fera sembari menujuk ke arah terdakwa.

Baca Juga :   2 Tahanan Kabur Polresta Palembang Ditembak

Sedangkan Suhartini (50), Ibu korban Fera menegaskan, jika keterangan terdakwa Prada Deri Pramana yang mengungkapkan pembunuhan korban tidak direncanakan, itu adalah bohong

“Terdakwa ini melarikan Fera ke Sungai Lili karena sudah merencanakan untuk membunuh anak saya Fera. Jadi keterangan terdakwa di persidangan banyak bohongnya, tidak sesuai dengan fakta,” tegasnya.

Masih dikatakannya, dirinya selaku ibu kandung korban dan juga mewakili pihak keluarga meminta agar terdakwa Prada Deri Pramana dijatuhkan hukuman yang seberat-beratnya.

“Saya dan keluarga meminta agar terdakwa Prada Deri Pramana dihukum mati,” tandasnya. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Jual Satwa Lindung di Medsos, Warga Prabumulih Ditangkap Tipidter Polda Sumsel

Palembang, KoranSN Penyidik Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.