Home / Lacak / Keluarga Korban Mutilasi di Ogan Ilir Minta Keadilan dan Berharap Pelaku Segera Ditangkap

Keluarga Korban Mutilasi di Ogan Ilir Minta Keadilan dan Berharap Pelaku Segera Ditangkap

Jenazah Karoman saat hendak dibawa pihak keluarga ke rumah duka. (foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Keluarga Karoman (40), yang merupakan korban pembunuhan dan mutilasi yang jenazahnya ditemukan di kawasan Sungai Arisan Bopeng Desa Pinang Mas Ogan Ilir, meminta keadilan agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku pembunuhan sadis terhadap korban.

Hal tersebut dikatakan Ida (52), selaku bibi dari korban Karoman saat mengambil jenazah korban di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dibawa pulang dan dimakamkan.

“Kami minta keadilan dan kami minta agar polisi segera mengungkap dan menangkap pelakunya. Bahkan sampai sekarang, bagian kepala dan tangan korban yang dimutilasi juga belum ditemukan,” ungkap Ida sembari meneteskan air mata.

Masih dikatakan Ida, atas kejadian yang menewaskan korban kini membuat anak-anak korban Karoman yang masih kecil tidak ada lagi ayah, sehingga istri korban tepaksa mencari nafkah untuk menghidupi anak-anaknya tersebut.

“Untuk itulah, kami pihak keluarga korban akan terus mencari keadilan, supaya pelakunya segara ditangkap dan bagian tubuh korban yang hilang dapat ditemukan. Jadi, kami memohon agar kasus ini segera terungkap dan pelakunya tertangkap,” tandasnya.

Sedangkan Saripuddin (53), yang merupakan paman dari korban Karoman menambahkan, kedatangannya bersama keluarga lainnya ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang bertujuan untuk mengambil jenazah korban Karoman.

“Hari ini (kemarin), jenazah Karoman kami ambil dan kami bawa ke kampung halaman untuk dimakamkan di Desa Pinang Mas Kabupaten Ogan Ilir,” katanya.

Masih dikatakannya, dalam pengambilan jenazah korban tersebut istri korban memang tidak ikut ke Palembang, karena menunggu di rumah untuk mengurus pemakaman korban.

Baca Juga :   Polda Sumsel Buru Pak Kumis, Bandar Besar Penyelundupan Narkoba di Bandara SMB II Palembang

“Jenazah korban kami bawa pulang berdasarkan rembukan keluarga, yang hasilnya pihak keluarga sepakat membawa pulang jenazah korban untuk dimakamkan. Sedangkan untuk bagian tangan dan kepala korban yang dimutilasi pelaku, sampai kini belum ditemukan,” tandasnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang telah membunuh dan memutilasi korban Karoman.

“Untuk pelakunya belum terungkap, tapi kami terus melakukan penyelidikan untuk mengungkapnya. Selain itu kami juga menunggu hasil pemeriksaan diduga bercak darah, yang kini diperiksa di Labfor Mabes Polri. Sedangkan untuk bagian kepala dan tangan korban yang hilang juga belum ditemukan,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kamis (6/6/2019) warga di Ogan Ilir dihebohkan dengan penemuan jenazah seorang pria korban mutilasi di kawasan Sungai Arisan Bopeng Desa Pinang Mas.

Saat ditemukan, mayat pria yang kesehariannya mencari ikan ini dalam kondisi tangan dan kepala terpotong atau dimutilasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap jenazah korban akhirnya diketahui jika korban, yakni Karoman (40), warga di desa tersebut.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara ini untuk motif mutilasi korban dikarenakan pelaku diduga dendam kepada korban. Dugaan dendam tersebut terlihat dari kesadisan pelaku memutilasi kepala dan kedua tangan korban yang sampai kini potongan kepala dan tangan tersebut belum ditemukan.

Baca Juga :   Berhenti Kerja, Warga Kertapati Nekat Menjambret

“Sedangkan untuk bagian tubuh yang ditemukan seperti badan dan kedua kaki korban terdapat luka bacokan senjata tajam. Dari itulah korban dibunuh pelaku secara sadis diduga dikarenakan dendam,” ungkapnya kala itu.
Masih dikatakannya, selain itu indikasi motif pembunuhan korban diduga dendam dikarenakan saat pembunuhan disertai mutilasi terjadi, korban tidak membawa barang-barang berharga.

“Saat kejadian korban ini kan sedang mencari ikan di sungai tersebut, jadi untuk motifnya kami menilai diduga mengarah dendam,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakannya, sebelum ditemukan tewas dimutilasi, korban Karoman yang merupakan warga Dusun 2 Desa Pinang Mas Kecamatan Sungai Pinang Ogan Ilir tersebut, awalnya pergi dari rumah untuk mencari ikan di Sungai Arisan Bopeng namun hingga pagi hari korban tidak pulang ke rumah.

“Lalu pihak keluarga bersama warga mencari korban di sungai, dalam pencarian ini awalnya anak korban menemukan perahu milik korban di sungai, tepatnya di dekat sawah dengan posisi tertancap ke dasar sungai. Kemudian sekitar 500 meter dari perahu tersebut ditemukan jenazah korban,” paparnya.

Masih dikatakannya, saat ditemukan jenazah korban tertimbun di dalam lumpur di sungai.

“Kondisi jenazah ketika ditemukan bagian kepala dan kedua tangan hilang. Hingga saat ini potong kepala dan tangan korban belum ditemukan,” ujarnya.

Sedangkan Mardiah istri korban Karoman kala itu meminta agar pelaku yang telah membunuh dan memutilasi korban segera tertangkap dan dijatuhkan hukuman mati.

“Saya minta pelakunya dihukum mati jika tertangkap,” tegas Mardiah saat itu. (ded/man)

Konser Westlife di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Melawan, Pencuri Motor di Mura Ditembak

Musirawas, KoranSN Fadli Haryono (32), terpaksa ditembak kakinya oleh petugas. Pasalnya warga Padat Karya Lubuklinggau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.