Keluarga Mahasiswa Bina Darma Minta Pertanggungjawaban Pihak Kampus

Sunartin, Ibunda Wanda Lestari mahasiswi UBD yang ikut menjadi korban di gedung BEI Jakarta. (foto-reigan/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Insiden ambruknya Selasar Tower II Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (15/1/2018) di Jakarta mengakibatkan puluhan korban luka, diantaranya merupakan mahasiswa Universitas Bina Darma (Bidar) Palembang yang sedang melakukan kunjungan industri.

Suhaiman, orang tua dari korban Suci, Mahasiswi Bidar Jurusan Akuntansi semenster 5 mengaku, dirinya mendapatkan kabar lantaran melihat pemberitaan dari salah satu stasiuan televisi (TV). Untuk itu, ia bersama kerabat lainnya langsung mendatangi kampus tempat anaknya menimba ilmu tersebut.

“Kita berharap pihak kampus ikut memberangkatkan kita ke Jakarta untuk melihat keadaan anak saya disana. Lantaran salah satu tujuan kita datang kemari minta kejelasan terkait insiden ini, semoga pihak kampus mau bertanggungjawab dan jangan hanya diam saja,” ujarnya.

Ia mengatakan, setelah melihat pemberitaan, dirinya langsung mencoba menghubungi anaknya Suci lantaran takut menjadi korban. Awalnya, anaknya tersebut tidak dapat dihubungi, namun setelah ia mendapat data dari pihak kampus Bina Darma Palembang barulah Suci bisa dihubungi.

Baca Juga :   Wagub Mawardi Minta Penggunaan Dana BOS dan Aset Diawasi

“Kata Suci, ia mengalami luka di bagian ke dua kaki serta pinggangnya dan sekarang masih menunggu hasil ronsen. Semoga tidak terjadi apa-apa,” harapnya.

Senada, Sunartin Ibunda dari Wanda Lestari yang merupakan mahasiswi jurusan Akuntansi semester 5 menjelaskan, bahwa anaknya selamat dari kejadian ambruknya Selasar Tower II Gedung BEI di Jakarta. Akan tetapi, korban mengalami luka ringan, yakni luka di bagian badan serta kaki.

“Wanda sendiri yang nelpon kasih kabar ke kita, katanya kakinya seperti patah lantaran tidak bisa digerakan. Mudah-mudah tidak terjadi apa-apa dan Wanda bisa langsung dipulangkan,” harapnya.

Sedangkan Dosen Fakultas Ekonomi, Rabinal Ibnuzainal menuturkan, bahwa pihak kampus memastikan akan bertanggung jawab dan berkoordinasi dengan BEI untuk menanggung seluruh biaya kepulangan dan pengobatan korban luka. Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab pihak kampus terhadap mahasiswanya.

Baca Juga :   Ishak Mekki: Pembangunan Ini Harus Memberikan Kontribusi yang Besar

“Kampus akan tanggungjawab. Informasinya memang ada yang mengalami luka berat,” pungkasnya.

Diketahui, ambruknya selasar Tower II Gedung BEI di Jakarta terjadi pada pukul 12.10 WIB, dimana saat Selasar ambruk terdengar suara seperti ledakan. Usai kejadian korban yang terluka akibat kejadian ini dirujuk ke sembilan Rumah Sakit (RS) di Jakarta, seperti; RS Siloam, RS Matraman, RS Pertamina, RS Atmajaya serta RS Mintoharjo serta RS Jakarta dan RS lainnya. (rgn)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Palembang Raih 2 Penghargaan Top 21 Inovasi Pelayanan Publik

Jakarta, KoranSN Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang meraih dua penghargaan Top 21 Inovasi Pelayanan Publik dan …