Kelulusan SMA dan SMK Diwarnai Aksi Tawuran

Pelajar yang terlibat tawuran saat diamankan di Polsek IB I Palembang. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Kelulusan pelajar SMA dan SMK di Kota Palembang, Selasa (2/5/2017) diwarnai aksi tawuran antara dua kelompok pelajar yang terjadi di kawasan taman kota Kambang Iwak (KI) Kecamatan IB I Palembang.

Informasi dari pihak kepolisian, dua kelompok pelajar yang terlibat tawuran tersebut berasal dari sekolah berbeda. Mereka saling serang menggunakan kayu bahkan saling lempar menggunakan batu bata.

Beruntung tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut namun enam pelajar yang terdiri dari; empat pelajar pria dan dua pelajar perempuan berhasil diamankan pihak kepolisian dan langsung dibawa ke Mapolsek IB I Palembang.

Salah satu pelajar SMK Negeri di Palembang berinisial ‘AR’ (18) mengatakan, sebelum tawuran terjadi ia dan puluhan rekannya sesama sekolah saling coret baju seragam menggunakan cat semprot. Kemudian, mereka konvoi dengan mengendarai sepeda motor untuk nongkrong dan foto-fofo di kawasan Kambang Iwak.

“Setiba di lokasi, awalnya kami hanya kumpul merayakan kelulusan. Kemudian kami foto bersama. Disaat saya dan teman-teman berfoto, tiba-tiba datang puluhan pelajar dari sekolah lainnya menggunakan sepeda motor dan langsung melempari kami dengan batu bata,” ujarnya saat diamankan di Mapolsek IB I Palembang.

Baca Juga :   Haryadi Bandar Sabu di Muba Diringkus Polisi

Masih dikatakannya, karena mendapatkan serangan sehingga ia dan puluhan rekannya melakukan perlawanan dengan menggunakan kayu yang ada di lokasi.

“Mereka dulu nyerang hingga kami melawan, dalam tawuran itu selain menggunakan kayu memang kami juga melempari mereka menggunakan batu bata. Tapi, tidak ada yang menggunakan senjata tajam. Kami tidak tahu asal mereka dari sekolah mana, sebab saat kejadian mereka langsung menyerang kami,” tandasnya.

Sedangkan pelajar perempuan berinisial ‘RN’ (17), yang juga turut diamankan di Polsek IB I menungkapkan, saat kejadian ia dan rekannya tak menduga jika diserang oleh kelompok pelajar dari sekolah lainnya.

“Baru saja kami sampai di Kambang Iwak lalu kami foto-foto. Nah, saat itulah kami dilempari batu bata, sehingga teman-teman kami yang pria melakukan perlawanan. Namun disaat tawuran dan kejar-kejaran terjadi, datang pihak kepolisian hingga kami tertangkap polisi dan dibawa ke Polsek ini,” ungkapnya.

Sementara Kapolsek IB I, Kompol Handoko Sanjaya mengatakan, enam pelajar yang terlibat aksi tawuran di kawasan Kambang Iwak tersebut diamankan saat anggotanya melakukan patroli.

Baca Juga :   Pegawai LRT Nyaris Terpanggang

“Saat anggota melintasi lokasi, petugas melihat aksi tawuran dua kelompok pelajar tersebut sehingga anggota melakukan pengejaran dan mengamankan enam pelajar itu. Sementara puluhan pelajar lainnya yang terlibat tawuran berhasil lari,” terangnya.

Lanjut Kapolsek, dengan diamankan keenam pelajar tersebut maka pihaknya akan memanggil orang tua masing-masing pelajar dan pihak sekolah.

“Kita panggil orang tua dan gurunya untuk dibuat surat pernyataan agar para pelajar ini tak kembali terlibat tawuran. Dengan adanya kejadian ini, tentunya kita harapkan kedepan para pelajar dapat melakukan kegiataan bermanfaat saat merayakan kelulusan dengan tidak melakukan konvoi dan aksi tawuran,” pungkas Kapolsek. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kejati Sulbar Tangkap DPO Kasus Korupsi Dana KMK Bank BPD Sulselbar

Mamuju, KoranSN Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat berhasil menangkap seorang terpidana kasus …