Home / Gema Sriwijaya / Kembangkan Kerajinan Batik, PKK PALI Kirim Kader ke Jambi

Kembangkan Kerajinan Batik, PKK PALI Kirim Kader ke Jambi

Ir Hj. Sri Kustina.
Ir Hj. Sri Kustina.

PALI, KoranSN

TP-PKK Kabupaten PALI berusaha mengembangkan industri rumahan berupa kerajinan batik, dengan mengirim 12 orang kader ke sentra kerajinan batik di Kota Jambi selama dua minggu untuk belajar lebih jauh.

“Kita ingin mendorong kreatifitas warga agar lebih maju. Usaha menjahit kita dorong untuk berkembang. Ibu-ibu harus bisa memberikan manfaat ekonomi lebih banyak bagi keluarganya,” kata Ketua TP PKK PALI, Ir Hj Sri Kustina Heri Amalindo, Selasa (12/4/2016).

Istri orang nomor satu di Kabupaten PALI ini berharap, sepulang dari Jambi nanti para ibu-ibu itu harus bisa menerapkan hasil belajarnya untuk dibawa dan ditularkan kepada ibu-ibu lainya. Sehingga akan muncul sentra kerajinan batik khas PALI.

Baca Juga :   Dishub OI Siapkan Jalur Alternatif Jelang Natal dan Tahun Baru

“Batik khas itu tidak bisa dipaksakan, tapi harus tumbuh dari tengah masyarakat. Karena itu kita dorong kreatifitas warga agar berkembang lebih jauh. Kenapa warga desa Raja kita pilih, karena mereka sudah ada dasar keahlian yaitu menjahit. Saya yakin ibu-ibu dapat berkembang lebih pesat lagi. Kita sudah melihat, kerajinan batik Jambi cocok untuk dikembangkan disini,” tukasnya.

Senada dengan Sri Kustina, Bupati PALI Heri Amalindo juga mengungkapkan bahwa dalam menghadapi harga karet yang rendah adalah dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan penghasilan tambahan sebanyak-banyaknya. Salah satunya adalah mengembangkan usaha rumahan berupa kerajinan batik.

Baca Juga :   Empat Polisi Terancam Dipecat

Heri juga meminta kepada peserta pelatihan agar dapat menjaga nama baik kabupaten PALI, dan bertekad untuk lebih maju dan lebih cemerlang.

“Sesuai dengan jargon kita menuju Pali Cemerlang, maka ibu-ibu harus berbuat agar bisa mewujudkannya. Untuk pemasarannya nanti bisa untuk kalangan internal masyarakat PALI. Apalagi setiap hari kamis, pegawai di jajaran Pemkab diwajibkan menggunakan baju batik. Kalau hasilnya bagus, batik hasil produksi kita pasti laku bahkan bisa kita jual keluar daerah,” tutupnya. (ans)

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Sidak, Sekda Lahat Januarsyah Temukan Banyak ASN Bolos dan Ruangan Kantor Terkunci

Lahat, KoranSN Tingkat disiplin ASN di Kabupaten Lahat masih jauh dari kata sempurna. Sebab masih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.