Kenal di FB, Siswi SMP Jadi Korban Pencabulan

 

cabul
Palembang, SN

Bunga (15) salah satu siswi SMP Negeri yang berada di Kota Palembang dan tercatat sebagai warga Kecamatan IT II , Sabtu (11/7) di dampingi ayahnya mendatangi SPKT Polresta Palembang untuk melaporkan kasus pencabulan yang dialaminya.

Di hadapan petugas, Bunga menceritakan, peristiwa itu terjadi saat ia dijemput oleh seorang pemuda berinisial ‘WH’ yang dikenalnya melalui jejaring sosial Facebook.

“Awalnya, satu tahun yang lalu saya kenal dengan ‘WH’ melalui Facebook. Nah, tak lama dari kenalan itu saya berpacaran dengan dia tapi cuma pacaran melalui media sosial saja. Kami belum pernah ketemuan,” ungkapnya.

Setelah satu tahun berselang dan sudah berpacaran melalui Facebook akhirnya, Bunga dan terlapor ‘WH’ sepekat bertemu, pada hari Jumat lalu ( 10/7).

“Kami janjian, lalu saya dijemput di depan lorong rumah saya. Tapi, saat itu dia mengajak temannya ‘NN’, Jadi kamipun terpaksa berboncengan bertiga dengan menggunakan satu sepeda motor,” katanya sambil menangis.

Baca Juga :   Kesal Sering Nyiksa Sang Ibu, Adik Bunuh Kakak di Lubuklinggau

Masih dikatannya, saat itu ia dibawa ke kawasan Tepat Pemakaman Umum (TPU) di Jalan Sukabangun II Palembang (yang dikenal warga kuburan Cina). Setiba di lokasi ‘NN’ (teman terlapor) berpamitan untuk membeli rokok di warung. Namun, lama ditunggu, ‘NN’ tak kunjung datang.

“Nah, pas ‘NN’ pergi itulah, ‘WH’ (terlapor) merayu dan mengajak saya main (hubungan suami istri). Saat itu, saya sempat menolak. Tapi, ‘WH’ terus memaksa saya dan mengancam akan memukul saya jika saya tidak mau menurutinya. Hingga akhirnya, kamipun melakukan hubungan itu,” ujarnya.

Lanjutnya, setelah kejadian tersebut, ‘NN’ baru datang dan mereka lalu memutuskan untuk pulang bersama. Namun, baru setengah perjalanan tepatnya di depan pasar KM 5, sepeda motor yang dikendarai ‘WH’ kehabisan bensin, sehingga Bunga disuruh terlapor menunggu di rumah ‘NN’ yang kebetulan tak jauh dari lokasi.

Baca Juga :   Tembakan Centre Fire Bidik Para Pelaku Teror

Namun malang, hingga malam ‘WH’ tak kunjung menjemputnya dengan alasan sepeda motornya sedang dipakai orang tuanya.

” Saya baru bisa pulang pagi hari sekitar pukul 4.30 WIB setelah diberi ongkos oleh ‘NN’ sebesar Rp 5 ribu,” keluhnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Suryadi SIK melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Iptu Imelda Rahmad mengatakan, akan menindaklanjuti laporan korban.

“Laporanya sudah kita terima dan akan segera kita proses,” singkatnya. (den)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

KPK Agendakan Juarsah Jadi Saksi Aries HB dan Ramlan di Sidang OTT Bupati Muara Enim

Palembang, KoranSN Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Muhammad Asri Irwan, Selasa (29/9/2020) mengungkapkan, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.