Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020

Kentut Anda Bau Busuk, Ternyata Ini Penyebabnya

Ilustrasi. (Foto/net)

BUANG angin atau kentut di depan umum seringkali membuat orang malu. Bukan hanya karena bunyinya, kentut seringkali memiliki bau yang tidak sedap, bahkan kadang seperti telur busuk.

Banyak orang yang kemudian bertanya-tanya, sebetulnya apa yang membuat kentut menjadi sedemikian bau? Apakah karena makanan yang dikonsumsi atau justru tanda penyakit yang serius?

“Bau bukan berarti buruk, itu hanya fungsi dari apa yang Anda makan dan apa yang bakteri Anda lakukan di dalam saluran pencernaan Anda. Semua orang berbeda,” kata ahli gastroenterologi di Connecticut Gastroenterology Consultants, Myron Brand seperti dilansir dari Thrillist.

Ia mengatakan bahwa bau busuk yang muncul, tandanya ada karbohidrat yang dikonsumsi terserap kurang baik, yang kemudian difermentasi tubuh. Ironisnya, semakin sehat makanan yang dimakan, semakin buruk baunya. Makanan kaya serat, seperti brokoli, kol, dan quinoa dapat meningkatkan bakteri usus, namun akan dikeluarkan melalui gas alami atau kentut.

Baca Juga :   Bahayanya Menyimpan Telur di Pintu Lemari Es

“Makanan dengan komposisi sulfur tinggi, seperti daging merah, susu, atau protein nabati adalah penyebab timbulnya bau busuk. Ketika kita memberi makan bakteri di usus kita dengan makanan tinggi protein, mereka menghasilkan gas sulfur, yang membuat kentut Anda berbahaya,” tutur Brand.

Ia menjelaskan, produk akhir fermentasi dalam saluran pencernaan berupa gas, yakni karbon dioksida, hidrogen atau metana. Namun ketika bakteri dalam usus memecah semua makanan menjadi hidrogen sulfida, maka seorang akan menghasilkan bau kentut seperti telur busuk yang mengerikan.

Baca Juga :   Ternyata Ngopi 3 Kali Sehari Bisa Cegah Gagal Jantung

“Beberapa orang penghasil metana, dan beberapa orang penghasil hidrogen sulfida, yang menyebabkan gas berbau seperti telur busuk. Ini semua adalah hasil dari apa yang Anda makan,” ujarnya. (viva.co.id)

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Benarkan Boba Buruk Bagi Kesehatan?

Jakarta, KoranSN Banyak yang beranggapan jika bubble atau yang biasa disebut boba (bola tapioka) lebih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.