Home / Headline / Kepala Cabang Palembang dan Pimpinan Abu Tour Terancam Dijemput Paksa

Kepala Cabang Palembang dan Pimpinan Abu Tour Terancam Dijemput Paksa

Para calon jamaah umroh saat mendatangi Kantor Abu Tours Cabang Palembang. (foto-dok/dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Kasubdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Suwandi Prihantoro, Selasa (6/3/2018) mengungkapkan, pihaknya telah melayangkan surat panggilan kedua kepada Kepala Cabang Abu Tour Palembang, Ridwan dan Pimpinan Abu Tours Pusat di Makassar, Muhammad Hamzah Mamba. Jika keduanya tidak memenuhi panggilan, maka terancam dijemput paksa.

Menurut Suwandi, surat penggilan kedua dilayangkan setelah sebelumnya pihaknya telah melayangkan pemanggilan pertama. Namun untuk panggilan pertama Kepala Cabang Abu Tour Palembang dan Pimpinan Abu Tour Pusat melalui kuasa hukum mereka meminta dijadwalkan ulang.

“Dari itulah hari ini (kemarin) kami melayangkan surat penggilan kedua untuk memeriksa Kepala Cabang Abu Tour Palembang dan Pimpinan Abu Tour Pusat. Kalau dalam panggilan kedua ini mereka tidak hadir maka kami akan lakukan pemanggilan ketiga yang disertai penjemputan paksa, dan itu sudah aturannya,” tegasnya.

Masih dikatakan Suwandi, dalam surat panggilan kedua tersebut, pemeriksaan dijadwalkan pada minggu depan.

“Minggu depan nanti jadwal pemeriksaannya, kita tunggu saja kehadiran mereka di Polda Sumsel untuk diperiksa penyidik. Terkait mereka kemarin tidak hadir katanya ada pekerjaan, dari itu kuasa hukum mereka meminta dijadwal ulang,” terangnya.

Disinggung dimana keberadaan Kepala Cabang Abu Tour Palembang dan Pimpinan Abu Tours Pusat? Dikatakan Suwandi, jika keduanya berada di Makassar.

“Keduanya ada di Makassar, karena mereka domisilinya di sana. Makanya kami kirimkan surat pemanggilannya ke Makassar,” tandasnya.

Sementara kuasa hukum Abu Tours, Heri Edi Satrio mengatakan, pihaknya belum menerima surat panggilan kedua yang dilayangkan oleh Polda Sumsel tersebut.

“Kami belum terima panggilannya, yang jelas klien kami hadir jika telah dipanggil untuk diperiksa,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Senin sore (12/2/2018) penyidik Subdit I Keamanan Negara Polda Sumsel memasang police line di Kantor Abu Tours Cabang Palembang Jalan Inspektur Marzuki, Pakjo Palembang.

Pemasangan garis polisi tersebut dilakukan menindaklanjuti laporan para calon jamaah umroh ke Polda Sumsel dengan Nomor Laporan: LPB/188/ISI/2018/SPKT. Dimana dalam laporan tersebut para korban melaporkan Direktur Utama PT Amanah Bersama Umat yang menaungi Abu Tours, H Muhammad Hamzah Mamba (53), warga Jalan Bajigau Raya No 321 Makassar Sulawesi Selatan.

Bukan hanya itu, calon jamaah umroh Nurhaya (57), warga Jalan Karya Kelurahan Lebong Gajah Kecamatan Sematang Borang Palembang,
Rabu (21/2/2018) juga telah melaporkan agen Abu Tours Palembang berinisial ‘DW’ (57), warga Jalan Musi Raya Barat Kecamatan Sako Palembang ke Polda Sumsel. Laporan korban diterima petugas kepolisian dengan nomor laporan: LPB/135/II/2018/SPKT.

Bahkan untuk mengungkap dugaan kasus ini, Selasa (27/2/2018) sekitar pukul 02.30 WIB, penyidik Subdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel telah melakukan penggeladahan di Kantor Abu Tours Cabang Palembang.

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Ditemukan Dugaan Money Politic di Pagaralam

Pagaralam, KoranSN Hari pertama masa tenang Pilkada Kota Pagaralam ditemukan dugaan money politic atau politik ...

error: Content is protected !!