Kepala Chika Diduga Dihantam Tabung Gas LPG 3 Kg di Dalam Salon Kiki

Kompol dr Mansuri. (Foto-Dedy/Koransn)

Palembang, KoranSN

Aldi alias Chika (25), seorang Waria yang ditemukan tewas di dalam Salon Kiki Jalan KH Ahmad Dahlan Kelurahan Talang Kelapa Maskarebet Kecamatan Alang Alang Lebar Palembang tewas diduga dihantam tabung gas LPG 3 Kg oleh pelaku.

Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Kompol dr Mansuri yang memeriksa jenazah korban, Rabu (17/1/2018) mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukannya, memang ditemukan luka robek di bagian kepala korban.

Dari itu ia menduga korban sempat dihantam tabung gas 3Kg oleh pelaku, apalagi dari lokasi kejadian salah satu barang bukti yang diamankan polisi yakni, tabung LPG 3 Kg tersebut.

“Ya, ada luka robek bekas benturan di kepala korban. Tapi luka robeknya hanya satu. Selain itu tidak ada lagi luka lainnya di tubuh korban. Hanya saja saat kami memeriksa jenazah korban, di kepala dan leher korban tertutup oleh kain. Jadi semua kemungkinan bisa saja terjadi, seperti korban tewas akibat benturan atau kah dikarenakan bekapan kain. Namun untuk kepastisannya kami tidak mengetahuinya, sebab keluarga korban tidak mau jenazah diotopsi makanya kami hanya melakukan visum luar saja. Kalau saja dilakukan otopsi, tentunya penyebab korban tewas dapat kami ketahui,” ungkapnya.

Masih dikatakan dr Mansuri, dari pemeriksaan visum juga diketahui jika jenazah korban masih segar. Untuk itu dirinya menduga jika korban sudah tewas selama 12 jam sebelum ditemukan.

“Korban ini ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 11.00 WIB siang, jadi kemunginan korban tewas dibunuh oleh pelaku pada malam hari sebelum jenazahnya ditemukan, yakni sekitar pukul 22.30 atau 23.00 WIB,” ungkap dr Mansuri.

Baca Juga :   Dua Remaja Tewas dengan Puluhan Luka Tusukan di Muba

Lanjutnya, setelah pihaknya melakukan visum terhadap jenazah korban, selanjutnya jenazah diserahkan ke pihak keluarga korban untuk dimakamkan.

“Rabu pagi (17/1/2018) jenazahnya telah dibawa pihak keluarga korban untuk dimakamkan ke rumah duka di Teluk Gelam OKI,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Aldi alias Chika (25), seorang Waria, Selasa (16/1) pukul 11.00 WIB ditemukan tewas dengan kepala pecah dan terbungkus kain di tempatnya bekerja yakni, di dalam Salon Kiki Jalan KH Ahmad Dahlan Kelurahan Talang Kelapa Maskarebet Kecamatan Alang Alang Lebar Palembang.

Korban tewas menjadi korban pembunuhan, dimana pelaku awalnya diduga menutup kepala korban dengan kain, lalu kepala korban diduga dipukul pelaku menggunakan tabung gas LPG 3 Kg hingga korban tewas di lokasi kejadian.

Belum diketahui motif pembunuhan korban, sebab saat ini pihak Sat Reskrim Polresta Palembang dan Polsek Sukarami masih melakukan penyelidikan untuk mengangkap pelaku pembunuhan korban.

Khottob alias Kiki (25), pemilik Salon Kiki tempat korban ditemukan tewas mengatakan, dirinya yang pertama kali menemukan korban meninggal dunia tergeletak di dalam salon. Dimana saat itu ia curiga lantaran salon miliknya belum dibuka oleh korban yang merupakan pekerja di salonnya.

“Selama bekerja dengan saya, Chika selalu tidur di salon ini, sedangkan saya dan pekerja lainnya kalau malam hari selalu pulang ke rumah. Biasanya salon saya ini dibuka oleh Chika pukul 08.00 WIB pagi. Tapi saat itu saya heran, mengapa hingga siang hari salon belum dibuka. Oleh karena itulah, saya langsung membuka salon ini. Akan tetapi, ketika dibuka saya melihat Chika sudah tergeletak di lantai, banyak sekali darah di kepala dan tubuhnya,” ujarnya.

Baca Juga :   Pungli Sopir Truk di Pendopo PALI, Yusuf Diciduk Polisi

Menurutnya, sebelum korban ditemukan tewas, tidak ada yang mencurigkan dari para konsumen salon yang datang ke salonnya. Bahkan, korban juga bersikap seperti biasanya.

“Hanya saja korban orangnya pendiam dan jarang ngobrol. Jadi, saya tidak tahu apakah korban ini ada masalah pribadi. Kalau saya sendiri tidak ada yang dicurigai maupun firasat akan terjadianya pembunuhan korban ini,” ungkapnya.

Sedangkan Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara didampingi Kapolsek Sukarami, Kompol Rivanda usai melakukan olah TKP di lokasi kejadian mengatakan, korban tewas diduga menjadi korban pembunuhan. Sebab saat ditemukan, kepala korban terbungkus kain dan juga ditemukan tagung gas LPG 3 Kg didekat jenazah korban.

“Di bagian kepala korban ditemukan luka, hingga kami menilai korban tewas karena dibunuh. Sedangkan untuk motif dan pelakunya saat ini kami belum dapat menyampaikannya lantaran polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengejar dan menangkap pelakunya,” tandas Kasat. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

KPK Lakukan Penyidikan Dugaan Korupsi di PT Asuransi Jasindo

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi, terkait jasa konsultasi bisnis …